Kans Pegolf Indonesia Masuk 10 Besar Dinilai Berat

Bank BRI Indonesia Open 2014

Kans Pegolf Indonesia Masuk 10 Besar Dinilai Berat

- Sport
Kamis, 04 Des 2014 22:37 WIB
Kans Pegolf Indonesia Masuk 10 Besar Dinilai Berat
Jakarta - Pegolf Indonesia bermain cukup baik di hari pertama ajang Bank BRI Indonesia Open 2014. Kendati demikian, kans mereka untuk menembus posisi 10 besar di susunan akhir leaderboard dinilai sulit.

Ajang Indonesia terbuka sudah menyelesaikan hari pertama, Kamis (4/12/2014) sore WIB. Hasilnya, Kalem Richardson, menjadi penguasa dengan catatan 63 pukulan alias delapan di bawah par.

Sementara itu dua pegolf tanah air, George Gandranata dan Fadhli Rahman Soetarso, ada di posisis 14 dengan torehan 69 pukulan, atau dua di bawah par.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catatan itu memang lebih baik dari pemegang order of merit Asian Tour 2014, David Lipsky dengan 72 pukulan, dan juara bertahan Indonesia Open asal India, Gaganjeet Bhullar, yang mengakhiri hari pertama dengan 73 pukulan.

Sekretaris jenderal Persatuan Golf Indonesia, Christine Wiradinata, optiistis bahwa para pegolf Indonesia bakal mampu lolos hingga babak 65 besar yang akan berlangsung, Sabtu (6/12) mendatang. Tapi, dia menilai bahwa kans untuk masuk 10 besar cukup berat.

"Saya rasa kalau ronde Sabtu harusnya (pegolf Indonesia) banyak yang lolos. Amatir kita kan Fadhli, Tirto, sama Kevin, ranking amatirnya sudah bagus. Kalau lolos sampai hari Sabtu harusnya bisa. Saya optimistis bisa," ucap Christine yang ditemui di sela-sela perlombaan.

"Untuk 10 besar, karena ini event Asia Tour saya rasa sulit. Tapi karena pegolf-pegolf unggulan malah tampil kurang bagus, mungkin karena beban, (pegolf Indonesia) masih mempunyai peluang tipis," tambah wanita yang juga menjabat sebagai eksekutif direktur Damai Indah Golf itu.

(cas/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads