Seperti halnya Jorge Lorenzo, Pol Espargaro juga diagendakan untuk turun membalap di Yamaha ASEAN Cup Race 2014. Namun, cedera membuat agenda untuk Espargaro urung terlaksana.
Seperti diberitakan sebelumnya, Lorenzo akan ikut balapan di kelas ST250 bersama dengan 19 pebalap lainnya --termasuk lima pebalap dari Indonesia. Dia akan menunggangi motor YZF-R25, sama seperti rider lainnya, dan start dari urutan paling akhir.
Awalnya, Espargaro juga direncanakan turun di kelas yang sama. Namun, lantaran cedera yang didapatnya di Sepang, Oktober silam, Espargaro dilarang untuk membalap oleh dokternya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia cedera di Sepang. Kalau Anda lihat, waktu itu kecelakaannya dia memang parah. Motornya sampai terbakar dan dia terlempar sampai lututnya menghantam aspal," lanjut M. Abidin.
Espargaro mengalami cedera metatarsal ketika menjalani sesi latihan bebas di Sirkuit Sepang. Pebalap kelahiran Barcelona tersebut terlempar dari motornya dan tak lama setelah dia terjatuh, motornya terbakar.
Usut punya usut, ada kebocoran oli yang mengenai ban belakangnya. Oli itu bocor setelah serpihan kecil kaca merobek radiator olinya.
Sebelum kecelakaan itu terjadi, Scott Redding sudah memberi peringatan pada Espargaro bahwa telah terjadi kerusakan pada bagian belakang motornya. Namun, Espargaro tidak menyadari hal itu.
Yamaha Cup Race 2014 akan berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor, pada 6-7 Desember. Selain kehadiran Lorenzo dan Espargaro, perhelatan tersebut juga akan diramaikan sejumlah hiburan, di antaranya penampilan dari Noah dan Kotak.
Kecelakaan Espargaro di Sepang
(roz/din)











































