Hadapi Piala Dunia, Pelatih Timnas Rugby Jepang ini Berguru ke Guardiola

Hadapi Piala Dunia, Pelatih Timnas Rugby Jepang ini Berguru ke Guardiola

- Sport
Selasa, 09 Des 2014 15:52 WIB
Hadapi Piala Dunia, Pelatih Timnas Rugby Jepang ini Berguru ke Guardiola
Getty Images/Atsushi Tomura
Tokyo -

Karier cemerlang Pep Guardiola sebagai pelatih sudah diakui di dunia sepakbola. Bahkan kecemerlangan Pep itu sampai-sampai membuat pelatih timnas rugby Jepang berguru pada pria asal Spanyol itu.

Sejak melatih Barcelona tahun 2008, Pep sudah mengumpulkan 14 trofi dari kemungkinan 16 trofi yang didapat selama empat tahun melatih klub Catalan itu.

Setelah itu Pep kini tengah membangun dinasti barunya lagi di Jerman bersama Bayern Munich. Dua trofi, DFB Pokal dan Bundesliga, didapat di musim pertamanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wajar jika Pep kemudian disebut-sebut sebagai pelatih terbaik yang pernah ada di dunia sepakbola. Hal ini kemudian mengundang rasa penasaran Eddie Jones, pelatih timnas rugby Jepang, yang baru saja meloloskan 'Negeri Matahari Terbit' ke Piala Dunia Rugby kedelapan secara beruntun.

Jepang di Piala Dunia akan bergabung di pol B bersama Afrika Selatan, Samoa, Skotlandia, dan Amerika Serikat. Selama ikut serta di Piala Dunia Rugby, belum sekalipun Jepang pernah menjadi juara.

Dengan segudang pengalamannya sebagai pemain dan pelatih di dunia Rugby, Jones, tentu penasaran ingin membawa Jepang menjadi juara di sana.

Untuk itu Jones pun berguru pada Pep dan meminta resep suksesnya saat membawa Barca dan Bayern meraih sederet trofi bergengsi.

"Saya sudah melihat Bayern berlatih dan pertemuan dengan pelatih kepala sangat menyenangkan, dan saya berpikir kami bisa berkembang sangat baik lewat penyesuaian dengan cara kami berlatih," ujar Jones seperti dikutip Soccerway.

"Dia adalah pelatih sepakbola terbaik di dunia dan Anda selalu ingin belajar dari yang terbaik," sambungnya.

"Hal terpenting yang kami pelajari tahun ini adlah kami harus lebih fleksibel dalam hal taktik. Kami harus bereaksi pada situasi di lapangan dan menyesuaikan dengan cara bermain."

"Pendekatan di sepakbola disebut periodesasi taktik, di mana itu dilakukan saat sesi latihan dan para pemain bisa langsung menerapkannya."

"Rugby dan sepakbola itu mirip-mirip di mana Anda selalu ingin memindahkan bola ke ruang kosong, dan Bayern Munich serta tim sebelumnya Barcelona selalu bermain dengan permainan passing paling luar biasa yang pernah Anda lihat."

"Pada prinsipnya hampir sama. Tim sepakbola terbaik menggunakan kedalaman skuat mereka dan juga formasi untuk memanfaatkan ruang sebesar mungkin. Sebuah kesempatan fantastis untuk bisa belajar dari orang terbaik di bidangnya," demikian Jones.



(mrp/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads