Ingin Mengoptimalkan Fungsinya, BOPI Revitalisasi Diri

Ingin Mengoptimalkan Fungsinya, BOPI Revitalisasi Diri

- Sport
Selasa, 09 Des 2014 16:38 WIB
Ingin Mengoptimalkan Fungsinya, BOPI Revitalisasi Diri
Ketua Umum BOPI M. Noor Aman (detiksport/nova)
Jakarta - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) telah berganti kepengurusan. Ingin lebih mengoptimalkan fungsinya, mereka ingin lebih mengintesifkan industrialisasi dunia olahraga di Indonesia.

Bertempat di Aula Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (9/12/2014), BOPI menggelar rapat sosialisasi dengan sejumlah perwakilan induk cabang olahraga, sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus barunya, yang diketuai oleh Mayjen TNI (Purn.) M. Noor Aman.

Dalam rapat itu BOPI menguraikan tugas dan tata kerja pengurus yang baru, yang telah ditetapkan pada 1 September 2014, dan disahkan oleh menpora terdahulu, Roy Suryo. Dibicarakan pula produk-produk aturan yang akan dan telah dihasilkan oleh organisasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BOPI harus direvitalisasi, karena dulu fungsi BOPI tidak seberapa, tapi sekarang kita tidak mau begitu-gitu aja. Salah satu tugasnya adalah untuk lebih mengintensifkan peran swasta dari sudut pandang industri profesional," ujar Sekjen BOPI, Heru Nugroho.

Seyogyanya BOPI adalah badan yang berwenang melakukan pembinaan, pengembangan, pengawasan dan pengendalian terhadap setiap kegiatan olahraga profesional Indonesia yang ditujukan untuk terciptanya prestasi olahraga, lapangan kerja serta peningkatan pendapatan.

Badan ini juga berfungsi sebagai lembaga yang bisa membantu mencarikan solusi-solusi agar olahraga tidak sepenuhnya mengandalkan dana dari pemerintah. Itu sebabnya BOPI juga berperan untuk memfasilitasi pelaku-pelaku olahraga dengan pihak swasta untuk menciptakan industri yang lebih baik.

Menurut Noor Aman saat ini masih belum ada sistem penanganan yang baik bagi atlet-atlet di Indonesia.

"Kami ingin atlet di Indonesia berkembang bukan hanya sebagai industri hiburan atau hanya menyehatkan badan, tapi juga berprestasi dalam industri olahraga. Olahraga harus pula menjadi bagian dari suatu pekerjaan yang dapat menyejahterakan kehidupan atlet itu sendiri atau pelaku-pelaku olahraga lainnya," ucap Noor Aman.

(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads