Pada bulan kelima kalender tersebut terselip gelaran bergengsi di bulutangkis, yakni turnamen beregu antarnegara Piala Thomas dan Uber, yang berlangsung selama sepekan pada 18-25 Mei di New Delhi, India.
Di gelaran itu tim Thomas Indonesia, yang berstatus paling sering juara meskipun kali terakhir memenangi ajang itu pada tahun 2002, ditargetkan kembali meraih trofi. Sementara tim Uber, yang kali terakhir jadi juara pada 1996, diharapkan bisa sampai semifinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di Piala Uber, tim Indonesia cuma mampu melaju sampai perempatfinal usai dikalahkan tuan rumah India. Ajang Piala Uber tahun ini sendiri memunculkan China sebagai juara usai mengalahkan Jepang di partai puncak.
Usai kegagalan tersebut, PB PBSI sebagai induk olahraga bulutangkis Indonesia langsung bersiap melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh terkait performa tim. Sektor putri mendapat sorotan khusus karena dinilai masih belum memiliki pukulan-pukulan yang mematikan.
Kekecewaan Indonesia bertambah karena di akhir bulan Mei ini juga dinyatakan kalah dari China dalam persaingan untuk menjadi tuan rumah Piala Thomas dan Uber 2016. China, yang mengajukan kota Kunshan, mengalahkan Indonesia yang mengajukan Jakarta untuk gelaran dua tahun mendatang tersebut.
Beralih ke dunia raket, bulan Mei juga menghadirkan satu dari empat gelaran bergengsi dalam satu tahun, alias Grand Slam, yakni Prancis Terbuka. Menariknya, sektor tunggal putri sudah menampilkan sejumlah kejutan dengan tiga unggulan teratas langsung tersingkir di babak-babak awal; Serena Williams (babak kedua), Li Na (babak pertama), dan Agnieszka Radwanska (babak ketiga).
Pindah ke lintasan balap, bulan Mei memunculkan secuplik dominasi dari sirkuit F1 dan arena MotoGP--yang bulan ini sama-sama mengetengahkan dua seri balapan.
Dari F1, GP Spanyol yang dihelat pada 11 Mei berhasil dimenangi oleh Lewis Hamilton dari Mercedes, yang juga membuatnya berhasil mencatatkan empat kemenangan beruntun. Dengan Nico Rosberg finis kedua, ini juga menjadi kali keempat berturut-turut Mercedes finis di posisi satu-dua. Dominasi Mercedes itu berlanjut pada balapan berikutnya di GP Monako, meskipun kali ini giliran Rosberg yang finis pertama dan Hamilton di posisi dua.
Sementara dari MotoGP, dominasi tersebut dicatatkan oleh rider Repsol Honda Marc Marquez. Di MotoGP Spanyol pada 4 Mei Marquez, yang saat itu juga berstatus sebagai juara bertahan, melintasi garis finis paling pertama untuk merangkai empat kemenangan beruntun. Di MotoGP Prancis pada 18 Mei, Marquez kembali meraih kemenangan meskipun sebenarnya sempat tercecer sampai posisi 10 selepas start.
Hasil di Le Mans tersebut membuat Marquez merangkai lima kemenangan beruntun, sebuah torehan yang membuatnya menjadi pebalap termuda--pada usia 21 tahun dan 90 hari--yang memenangi lima balapan beruntun di kelas primer. Ia mematahkan rekor dari Mike Hailwood pada 22 tahun dan 160 hari. Dengan memenangi lima balapan pembuka Marquez juga menyamai torehan Giacomo Agostini pada 1972. Keberhasilan Marquez menyandingkan lima kemenangan tersebut dengan lima pole turut membuatnya menyamai torehan Mick Doohan pada 1997.
Balapan di Le Mans itu sendiri dilangsungkan empat hari setelah Marquez menandatangani perpanjangan kontrak dengan Honda, dengan kontrak baru tersebut mengikatnya untuk dua tahun ke depan.
Pindah ke dunia basket, bulan Mei juga merupakan akhir dari musim reguler kompetisi NBL Indonesia 2013-2014. Tampil sebagai juara musim reguler adalah Satria Muda BritAma setelah mengalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang pada pertandingan terakhir Seri Surabaya pada 16 Mei.
Sementara dari arena basket NBA, Miami Heat memastikan langkah ke final NBA pada hari terakhir bulan Mei setelah mengalahkan Indiana Pacers 4-2 di final Wilayah Timur. Untuk Heat, itu merupakan final NBA yang keempat secara berturut-turut.
(krs/din)











































