Indonesia sudah ditunjuk menjadi tuan rumah pesta olahraga negara-negara benua kuning sejak tahun lalu. Tiga provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Selatan, akan menjadi tempat berlangsungnya event multicabang itu.
Sebagai payung hukum, perlu adanya penerbitan Keppres. Sejak tahun akhir tahun lalu Keppres itu masih menjadi satu bahasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena sudah ada garansi itu, Imam lantas meminta semua pihak agar bisa tetap tenang terkait penerbitan Keppres. Dia juga mengungkapkan bahwa Keppres masih ada di meja Menteri Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, serta masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui.
"Saya sudah menyampaikan ke Ibu Puan (Menko PMK), bahwa pembicaraan draft Keppres telah selesai di level pejabat Eselon 1 di semua kementerian. Tinggal Rapat Koordinasi Terbatas dengan kementerian/lembaga terkait," jelas Imam saat memberikan keterangan terkait penerbitan keppres, Senin (26/1/2015).
"Presiden OCA sudah bertemu dengan Presiden di Istana. Tertulisnya seperti yang saya sampaikan tadi. Jadi, harus bersabar," imbuhnya.
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sedang bertemu perwakilan dari negara anggota OCA. Pembahasan mengenai cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Games ke-18 mendatang fokus perbincangan.
Terkait pertemuan ini, Imam juga yakin bahwa belum terbitnya Keppres soal Asian Games ini tidak akan mempengaruhi penilaian OCA.
(cas/a2s)











































