Penyelenggaraan PON 2016 Butuh Biaya Rp 1,2 T

Penyelenggaraan PON 2016 Butuh Biaya Rp 1,2 T

- Sport
Rabu, 04 Feb 2015 00:22 WIB
Jakarta - Pemerintah Jawa Barat terus mempersiapkan diri jelang penyelenggaraan PON XIX pada 9-21 September 2016. Penyelenggaraan PON XIX diperkirakan akan membutuhkan biaya sebesar Rp 1,2 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakartam, Selasa (3/2/2015). Dalam pemaparannya, Aher menyebutkan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan multievent skala nasional tersebut mencapai 1,2 triliun. Rinciannya, biaya pelaksanaan pertandingan sebesar Rp 800 miliar dan Rp 400 miliar untuk administrasi pendukung.

"Untuk sarana dan prasana pelaksanaan PON kami memang anggarkan Rp 1,2 triliun. Jumlah itu wajar karena ini event nasional yang hampir ribuan orang datang dari 34 provinsi," kata Aher.

Aher mengaku akan meminta bantuan kepada pemerintah pusat, khususnya untuk sarana dan prasarana sebesar sekitar Rp. 651 miliar. Jumlah itu rencananya akan dipakai untuk penyelesaian pembangunan stadion olahraga di Kabupaten Bogor, pembangunan kolam renang dan lapangan tenis di Kota Bandung, pembangunan lanjutan Gedung Indoor, tribune panahan dan rehabilitasi sarana prasarana lapangan softball/baseball, dan rehabilitasi lapangan hoki di Kabupaten Bandung, peralatan pertandingan (9 dari 34 cabor).

"Ya, mudah-mudahan anggaran Rp 651 sekian miliar yang kami ajukan kepada pemerintah pusat bisa dipenuhi semua. Kalau tidak dipenuhi semua, ya dibagi dua juga bagus, atau 2/3 dipenuhi juga bagus. Tapi yang jelas Insya Allah bisa terlaksana baik dengan anggaran yang ada. Apalagi jika ada bantuan. Ini 'kan untuk kemajuan olahraga nasional kita, " katanya.

PON 2016 akan mempertandingkan 755 nomor pertandingan dari 34 cabang olahraga, antara lain atletik, balap sepeda, akuatik, berkuda, bermotor, gulat, golf, hoki, judo, dan lain-lain.

Adapun jumlah kontingen diperkirakan mencapai 20.884 orang, yang terdiri dari 7.357 atlet, 4.020 ofisial, 2.165 TD, wasit, ofisial teknik, 4.987 panpel, 648 PB PON, 524 media, dan 1.186 undangan.

(mcy/mfi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads