BNI 46 yang mengenakan kostum putih-hijau tampil agresif sejak set pertama laga yang berlangsung di GOR Ken Arok, Jumat (20/2/2015). Novriali Yami yang bertindak sebagai kapten, mampu memimpin rekan setimnya dengan baik dan merebut set pertama 25 β 20.
Di set kedua, Valeria sempat bangkit. Duet dua pemain asing Sanja Clivunovick dan Edneia Anjos menunjukkan permainan taktis, hingga mengantarkan Valeria menang 17-25 di set kedua sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan hasil ini, Valeria makin terpuruk di dasar klasemen karena belum menghasilkan poin sama sekali dari lima pertandingan. Empat pertandingan Valeria sebelumnya juga menelan kekalahan, yakni dari Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Bank DKI, Jakarta PGN Popsivo, dan Gresik Petrokimia. Pelatih Valeria, Munawar, pun berjanji segera memperbaiki tim.
"Kami akan berupaya memperbaiki tim agar jangan sampai kalah terus. Kondisi anak-anak harus lepas dari tekanan. Ini semua karena keterlambatan menghimpun pemain," ungkapnya.
Munawar menambahkan, akan berupaya memaksimalkan lagi Clivunovick dan Anjos untuk meningkatkan hasil tim. Secara keseluruhan dia juga menilai bahwa kelemahan di laga tadi masih sama dengan laga-laga sebelumnya.
"Mereka sebenarnya taktis, tapi kurang dukungan tosser, jadi terlihat monoton," sambungnya.
"Lemahnya mental selama ini mendera tim kami dari pertandingan pertama sampai sekarang. Beberapa pertandingan terjadi sama, sempat naik lalu hilang lagi. Kelihatannya tidak tahan menghadapi gempuran lawan. Begitu lawan di atas itu sudah setengah mati. Saya berharap ke depan anak-anak sadar dan mau berbuat sesuatu," tutupnya.
Sementara itu di laga lain, Jakarta Electric tampil apik sejak awal pertandingan. Meskipun Bank DKI sempat memberikan perlawanan, mereka pada akhirnya bisa memenangi set pertama dengan skor 25-21.
Namun pada set kedua situasi berbalik di mana Bank DKI merebut kemenangan. Tim besutan Eko Waluyo tersebut tampil baik dimotori pemain asingnya, Sthefaney Teile, sehingga menutup set dengan 25-11.
Di set ketiga, skor pertarungan ketat terjadi dan berakhir dengan skor imbang. Di set penentuan, Electric akhirnya dengan memastikan kemenangan dengan skor 25-13.
"Tadi kita sempat khawatir tidak mampu memenangkan pertandingan. Untungnya hasil evaluasi bisa meraih hasil," ucap Asisten Pelatih Electric Risco Herlambang usai pertandingan.
Sementara pelatih Bank DKI Eko Waluyo mengungkapkan bahwa kekalahan terjadi karena tim tidak menjalankan arahan pelatih. "Strategi tidak diterapkan," kesalnya.
(raw/raw)










































