Tim putri Jakarta PGN Popsivo sukses menjuarai putaran pertama Pertamina Proliga 2015. Setelah mengalahkan Jakarta Bank DKI tiga set sekaligus di GOR Ken Arok, Minggu (22/2/2015).
β
Di set pertama Popsivo meraih keunggulan 25β22, 25-19 pada set kedua dan 25-16 di set terakhir. Hasil ini menganta Popsivo tidak terkejar di posisi teratas klasemen putaran pertama dengan 17 poin.
Selama putaran pertama, Popsivo tak terkalahkan. Total poin 17 dikoleksi tim asuhan Muhamad Anshori, hasil dari 6 kemenangan saat mengandaskan Gresik Petrokimia (3-1), Jakarta Electrik PLN (3-2), Manokwari Valeria Papua Barat (3-0), Jakarta BNI 46 (3-0), Jakarta Pertamina Energi (3-2) dan terakhir menaklukkan Jakarta Bank DKI (3-0) hari ini.
Pelatih Popsivo, Muhamad Anshori, mengaku puas denan raihan timnya meski dia mengaku masih ada beberapa catatan untuk diperbaiki. Karena pada pertandingan itu, Rita Kurniati dkk sempat tertinggal di set pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya sejak awal berpesan kepada anak asuhnya agar tidak sampai meremehkan laga itu. Apalagi menganggap enteng lawan yang nantinya bisa berdampak buruk pada tim. "Sudah saya tekankan sejak awal, agar tidak berdampak buruk pada tim," tegasnya.
β
Sementara Pelatih Jakarta Bank DKI Eko Waluyo, mengakui tim besutannya kalah jam terbang dibandingkan Jakarta PGN Popsivo.
"Jam terbang kami kalah. Popsivo kualitas dan mental tanding lebih banyak dan itu butuh proses," ujarnya terpisah.
Dia menambahkan, sederet nama pemain berpengalaman seperti Rita Kurniati ataupun Vesna Durisic, menjadi momok menakutkan bagi Bank DKI. "Mereka punya pemain bagus," sambungnya.
Ia menyebut, kalah pengalaman ini juga mempengaruhi mental bertanding anak asuhnya. "Sebenarnya tidak ada gangguan berarti dari lawan. Hanya mental anak-anak saja masih kurang, ada keragu-raguan," tutupnya.
(din/raw)











































