Meski sampai saat ini Keputusan Presiden (Keppres) untuk Asian Games 2018 belum terbit, namun masing-masing tuan rumah sudah mulai melakoni persiapan.
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, misalnya, mengaku sudah menandatangani nota kesepahaman dengan penyelenggara Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, melalui Incheon Asian Games Organizing Committee (IAGOC). Alex dan Sekjen IAGOC, Kwon Kyungsang, menandatangani konsultasi bantuan persiapan Asian Games 2018 untuk Indonesia.
Hari ini, Senin (2/3/2015), keduanya melaporkan persiapan Sumatera Selatan jelang Asian Games 2018 kepada Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKorea Selatan yang dananya luar biasa, teknologinya luar biasa, sponsornya juga, perlu waktu tujuh tahun. Kita hanya berapa tahun saja.
βBapak Menteri tadi mengucapkan terimakasih dan menyambut baik kerja sama ini. Karena ini memperlihatkan kesungguhan kami untuk jadi tuan rumah dengan sikap nyata, tindakan nyata, dan rencana nyata,β sambungnya.
Sementara itu, Kwon Kyungsang, menyambut positif persiapan dari Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Asian Games 2018.
βSumatera Selatan memiliki semangat besar, energi, dan peduli. Mereka bisa membuat Asian Games ke-18 sukses, apalagi mereka sudah siap dengan kompleks olaharaga Jakabaring,β kata Kwon.
βSaya tidak tahu persiapan di sini seperti apa. Tapi Sumsel memiliki pengalaman besar dalam menggelar SEA Games, mereka juga memiliki beberapa fasilitas yang besar, termasuk atlet village, stadion utama, baseball, dan stadion lainnya,β imbuhnya.
(mcy/a2s)











































