KOI Dapat Masukan dari Inggris untuk Gelaran Asian Games 2018

KOI Dapat Masukan dari Inggris untuk Gelaran Asian Games 2018

- Sport
Rabu, 11 Mar 2015 16:25 WIB
KOI Dapat Masukan dari Inggris untuk Gelaran Asian Games 2018
Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bertemu dan mendapat masukan dari otoritas olahraga Inggris Raya atau British Olympic Association (BOA), mengenai Asian Games 2018 yang akan dihelat di Jakarta.

Pertemuan KOI dengan ketua BOA, Lord Sebastian Coe, itu berlangsung di kantor KOI di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2015) siang WIB. Dalam acara itu hadir beberapa induk olahraga seperti Persatuan Golf Indonesia (PGI), Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI), dan juga perwakilan dari pemerintah provinsi Jakarta selaku tuan rumah Asian Games 2018.

Dalam pertemuan ini Coe memutar video persiapan London sejak tahun 2005 sampai saat pelaksanaan Olimpiade 2012.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Coe juga memberikan beberapa saran yang disampaikan kepada KOI beberapa saat sebelum acara, agar gelaran Asian Games di Jakarta pada Agustus 2018 bisa berjalan sukses.

"Sebenarnya saya datang ke sini untuk menghadiri acara Asian Athletic Council di Vietnam. Saya mengambil kesempatan untuk menjumpai pemerintah Anda untuk membahas mengenai Asian Games karena pengalaman saya di London," ungkap Coe kepada pewarta.

"Saya ke sini sebagai chairman dari British Olympic Associations, saya merasa senang bisa memberikan saran mengenai Asian Games.

"Saya sangat senang mendengar rencana yang sudah di buat pada pagi hari ini. Itu akan membuat Asian Games berjalan luar biasa," tambah pria yang juga eks atlet atletik peraih medali emas nomor lari 1.500 meter putra di Olimpiade 1980 dan 1984 itu.

Ketua KOI Rita Subowo membeberkan alasan mengenai pemilihan BOA sebagai pihak yang dimintai saran.

"Legacy dari Olimpiade London banyak sekali, ada banyak daerah baru di London, di London timur. Mereka akan bersama-sama (Jakarta, Palembang, Banten, dan Jawa Barat) membantu dalam persiapan Asian Games selama tiga tahun ke depan. Tapi, tentunya yang menjadi pelaksana adalah putra-putri Indonesia," kata Rita.

(cas/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads