Petinju legendaris Mike Tyson menjagokan Manny Pacquiao keluar sebagai pemenang dalam mega pertarungan melawan Floyd Mayweather. Menurut Tyson, Pacquiao lebih agresif daripada lawannya.
Duel antara dua juara pound for pound itu akan digelar di MGM Grand, Las Vegas pada 2 Mei 2015 mendatang. Ini merupakan pertarungan tinju yang paling dinanti-nantikan dan Pacquiao akan mencoba mematahkan rekor sempurna Mayweather.
Untuk sementara, banyak petaruh yang lebih menjagokan petinju Amerika Serikat itu memenangi pertarungan. Namun, Tyson, mantan petinju kelas berat legendaris itu meyakini agresivitas Pacquiao akan menjadi pembeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Flyod menarik pukulannya dan memilih pukulan-pukulannya tapi dia lebih akurat. Tapi dia tidak melempar pukulan seperti ratusan pukulan yang dilakukan Manny di setiap ronde," lanjut dia di Daily Mail.
"Sepertinya tidak mungkin dia bisa mengalahkan Manny. Jika dia ingin menang, dia harus mengubah permainannya. Kecuali dia lebih banyak melancarkan pukulan, aku rasa dia tidak bisa memenangi banyak ronde," simpul Tyson.
Mayweather vs Pacquiao disebut-sebut sebagai pertarungan yang paling mahal di dunia tinju. Kabarnya Mayweather akan mendapat bayaran sebesar 150 juta dolar AS (sekitar Rp 1,97 triliun) sedangkan Pacquiao akan mengantongi sekitar 100 juta dolar AS (sekitar Rp 1,31 triliun).
(rin/cas)











































