Pelatih Tinju Indonesia, Daniel Bahari, Tutup Usia

Pelatih Tinju Indonesia, Daniel Bahari, Tutup Usia

- Sport
Senin, 16 Mar 2015 11:22 WIB
Denpasar -

Pelatih tinju legendaris Indonesia, Daniel Bahari, tutup usia. Ayah dari mantan petinju nasional, Pino Bahari, tersebut meninggal dunia di Denpasar, Bali.

Seperti dikabarkan CNN Indonesia, Daniel meninggal dunia pada pukul 06.00 WITA. Namun, sampai saat ini belum diketahui apa penyebab meninggalnya Daniel.

"Namun belum ada kepastian tentang penyebab meninggalnya Pak Daniel," ujar Sekretaris Jenderal Persatuan Tinju Amatir Indonesia, Martinez dos Santos.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daniel dikabarkan akan dimakamkan pada Kamis (19/3) mendatang. Semasa hidupnya, Daniel dikenal sebagai pelatih dan promotor untuk anak-anaknya yang juga petinju, yakni Pino, Champ, Nemo, dan Daudy.

Sebagai pelatih, Daniel pernah menangani beberapa petinju nasional seperti Adi Swandana, Fransisco Lisboa, dan Yulianus Bunga. Dia juga pernah menangani petinju legendaris Indonesia, Ellyas Pical.

Sebagai promotor, Daniel juga mempromosikan petinju-petinju Indonesia untuk bertarung di luar negeri. Dia jugalah yang membawa Chris John ke Tokyo, Jepang, untuk bertarung melawan Osamu Sato mempertahankan sabuk juara dunia kelas bulu versi WBA.

Daniel lahir di Denpasar pada 23 Maret 1948. Dia terbilang keras mendidik petinju-petinju yang dilatihnya, termasuk anak-anaknya. Salah satu anaknya, Pino, pernah sukses meraih medali emas Asian Games 1990 ketika usianya belum 17 tahun.

(roz/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads