Menpora Imam Nahrawi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pelatih tinju legendaris Indonesia Daniel Bahari. Tak lupa ia juga memberikan doa untuk almarhum.
"Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiuun. Saya baru dengar (kabar ini) dari sampeyan (Anda). Semoga almarhum husnul khotimah dan diterima semua amal baiknya. Saya ikut berduka cita yang mendalam," kata Imam lewat pesan singkatnya kepada detikSport, Senin (16/3/2015).
Imam juga memberi testimoni buat almarhu, yang diharapkan karakternya dapat menjadi suriteladan buat para petinju yang masih aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, juga mengungkapkan dukacitanya.
"Innalilahi wainailahi rajiun. Saya baru dengar dari Anda. Almarhum luar biasa dedikasinya di dunia tinju. Hampir seluruh petinju legendaris pernah memperoleh sentuhannya dan selalu sukses di bawah binaannya," βkata Gatot, dalam kesempatan terpisah.
Daniel Bahari tutup usia pukul 06.00 WITA. Ayah dari mantan petinju nasional, Pino Bahari itu meninggal dunia di Denpasar, Bali.
(mcy/a2s)










































