Jakarta menjadi tempat dilangsungkannya seri terakhir putaran kedua Proliga 2015. Ini akan menjadi penutup babak reguler sebelum memasuki final four.
Putaran kedua seri terakhir ini akan berlangsung pada 20-22 Maret di Hall Basket Senayan, dengan Jakarta Bank DKI sebagai tuan rumah. Berikutnya, Proliga akan memasuki fase final four yang mulai bergulir pada awal April mendatang.
Di bagian putra, satu tim sudah dipastikan gagal ke babak empat besar yaitu Palembang Bank Sumsel Babel. Sementara di kubu putri, ada tiga tim yang sudah memastikan ke empat besar yakni Jakarta Electric PLN, Jakarta PGN Popsivo, dan Jakarta Pertamina Energi, dengan satu tiket lain di sektor ini akan diperebutkan Jakarta BNI 46 dan Gresik Petrokimia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena ini pertandingan yang terakhir dan penentuan tim mana yang masuk final four tentu akan berjalan ketat. Berat memang, tapi semua bisa terjadi. BNI hanya perlu 1 poin untuk lolos, namun bukan berarti mudah didapat. Yang jelas laga ini penuh gengsi dan tidak ada yang mengalah," sambung Direktur Proliga Hanny Sukartty
Hanny juga menyoroti bagian putra, yang dinilainya tetap penuh gengsi walaupun sudah tak berpengaruh untuk perebutan tempat di final four. "Semua tim yang lolos ke babak empat besar masih mempunyai peluang yang sama untuk menjadi juara putaran kedua. Jadi pertarungan di bagian putra masih akan tetap ketat," ucapnya.
βNonton Proliga Pakai JakCard
Bank DKI telah menyiapkan kartu pintar JakCard yang fungsinya sebagai tiket pertandingan Proliga. Tiket itu rencananya akan dijual per harinya sebesar Rp 50 ribu.
"Ini merupakan kali pertama menonton pertandingan olahraga menggunakan uang elektronik sebagai ticketing. Langkah ini merupakan yang pertama, dan saya kira ini untuk perbaikan dan merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan elektronik," kata Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono.
Di samping penggunaan tiket yang lebih mudah, Bank DKI juga mengaku telah mempersiapkan sejumlah hiburan serta hadiah menarik lainnya untuk para penonton Proliga 2015 di Jakarta mendatang.
"Jadi penonton nantinya bukan hanya bisa menikmati pertandingan volinya saja, tetapi juga menikmati hiburan, dan bisa berbelanja dengan menggunakan JakCard di stand-stand yang disediakan oleh Bank DKI," ujarnya.
Inovasi yang dilakukan Bank DKI itu disambut βhangat Hanny Sukartty sebagai bentuk terobosan baru dalam dunia olahraga. Ia pun siap membahas lebih lanjut mengenai penawaran Bank DKI untuk menggunakan JakCard untuk babak final four dan grand final.
"Dengan menggunakan e-ticketing crowd penonton saat keluar masuk venue akan menjadi tertib dan akan memberikan benefit yang baik untuk Bank DKI sebagai tuan rumah," nilainya.
(mcy/krs)











































