Komite Olahraga Nasional Indonesia akhirnya mengubah logo. Payung organisasi olahraga yang dipimpin Tono Suratman itu tak akan menggunakan lima ring seperti milik International Olympic Committee.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Anggota Tahunan KONI di Jakarta Convention Center Senayan yang berakhir Selasa (31/3/2015). Tono juga membentuk kelompok kerja (Pokja) yang bertugas untuk merancang simbol baru yang akan digunakan sebagai logo mereka.
"Anggota sudah merekomendasikan dan kami telah membuat Pokja untuk merancang kembali logo lima ring. Apakah nanti ring itu tiga, lima, atau enam (lingkaran), yang penting bukan ring IOC kan? Bisa saja warnanya sama, lingkarannya beda, atau sebaliknya. Terpenting semuanya demi persatuan dan kesatuan Merah Putih dan semangat prestasi itu yang dipegang," kata Tono kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 27 Maret lalu, Menpora Imam Nahrawi juga sudah menandatangani surat yang ditujukan kepada Presiden IOC Thomas Bach dengan tembusan kepada Kementerian Luar Negeri, Presiden OCA, Ketua KONI Pusat, dan Ketua KOI. Inti surat tersebut adalah melaporkan secara khusus bahwa pemerintah telah meminta KONI untuk menanggalkan logo lima ring, karena Pengadilan Niaga Jakarta tertanggal 4 Maret 2015 telah memutuskan untuk KONI tidak boleh menggunakan logo lima ring tersebut.
(mcy/fem)











































