Latihan Keras JakB Runners Demi Raihan Medali di Jakarta 10K 2015

Latihan Keras JakB Runners Demi Raihan Medali di Jakarta 10K 2015

- Sport
Sabtu, 25 Apr 2015 22:28 WIB
Latihan Keras JakB Runners Demi Raihan Medali di Jakarta 10K 2015
istimewa
Jakarta -

Bisa meraih medali menjadi kebanggaan tersendiri dalam menuntaskan sebuah perlombaan. Hal itulah yang sedang dilakukan oleh JakB Runners menyambut ajang Jakarta International 10K 2015.

Mendung masih menyelimuti langit Jakarta, Sabtu (25/4/2015) pagi WIB. Tapi, hal itu tak menyurutkan semangat para anggota komunitas lari asal Jakarta Barat, JakB Runners, untuk beranjak dari tempat tidur dan memulai latihan.

Sejak pukul 6.00 WIB, sekitar 20-an orang anggota JakB Runners hadir di GOR Soemantri Brojonegoro untuk mempersiapkan diri menyambut ajang Jakarta 10K tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada satu misi yang mereka usung dalam gelaran Jakarta 10K kali ini. Mereka harus pulang dengan kalungan medali. Bukannya tanpa sebab mereka mau berlatih keras, sebabnya cuma ada 2.000 medali yang diperebutkan oleh 35 ribu peserta.

"Latihan kali ini interval 1.000 meter, 600 meter, lalu 1.000 meter lagi. Jangan ditahan-tahan, karena istirahatnya 10 menit," ujat pelatih JakB Runner Yehezkiel Lessar saat memimpin latihan.

Latihan yang memakan waktu sekitar dua setengah jam itu menitik beratkan pada cara lari yang benar. Akurasi kecepatan juga menjadi fokusnya.

"Latihan tadi menunya adalah interval. Intervalnya ada dua, endurance dan akurasi. Untuk hari ini latihan akurasi," kata Yeski --sapaan akrab Yehezkiel-- saat ditemui detikSport disela-sela latihan.

"Menu tadi 1000 meter, 600 meter, dan 1000 meter, dengan waktu istirahat 10 menit. Tujuannya agar teman-teman yang latihan mempunyai speed akurasi yang tinggi, dibandingkan cuma speed endurance yang hanya bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang otomatis istirahatnya lebih pendek."

"Tujuan dari latihan ini adalah agar bisa berlari dengan benar, speed itu sebenarnya bonus. Karena percuma punya kecepatan tinggi, tapi cara berlarinya salah yang ada malah cedera," imbuhnya.

Efek dari latihan rutin komunitas JakB Runners ini disebutkan Eddy Halim memberikan dampak positif. Dengan bangga dia menyebutkan sudah berhasil menyelesaikan full marathon dengan catatan waktu kurang dari lima jam.

"Latihan tadi berat, tapi impact-nya terasa. Pertama kali ikut marathon di Jakarta tahun lalu, catatan waktu saya 5 jam 52 menit. Terakhir ikut full marathon di Tokyo, catatan waktu saya sudah 4 jam 55 menit. Jadi ada kemajuan sekitar saju jam," ungkap Eddy.

"Selain itu, VO2Max juga mengalami perbaikan. Sebelum latihan cuma diangka 41-41, setelah latihan sekarang ada di angka 46-47. Ada progress yang sangat signifikan."

"Saya sudah 42 tahun, dengan badan yang seperti ini bisa menyelesaikan full marathon dengan catatan waktu di bawah 5 jam itu merupakan suatu hal yang tak terbayang sebelumnya," tambahnya.

Memang, Yeski membawa buku catatan saat memimpin latihan. Usai melakukan satu putaran di lintasa atletik, para anggota JakB Runners harus mengisi catatan waktu.

"Tiap minggu pasti ada evaluasi, kami latihan buat race. Jadi harus dilihat progress-nya. Untuk menu latihan berikutnya kami bakalan tahu target yang saya tetapkan untuk teman-teman yang latihan. Progress-nya sampai mana, apa yang kurang, apa yang mesti dibentuk lagi. Jadi, latihan itu ada goalnya," tegas Yezki.

Eddy, yang sudah ikut ajang lari marathon di Penang dan Tokyo, lantas mengucapkan misinya di lomba lari yang akan berlangsung pada 31 Mei mendatang.

"Target tahun ini agar bisa mendapatkan medali, tahun lalu saya sudah dapat. Karena medali Jakarta 10K ini eksklusif, cuma terbatas. Peserta 35 ribu orang, medalinya cuma dua ribu. Jadi ada kebanggaan tersendiri kalau dapat medali," tegas Eddy.

Seusai latihan yang cukup berat, para anggota JakB Runners masih belum bisa bersantai untuk beristirahat. Mereka masih harus melakukan beberapa gerakan seperti plank, side plank, dan back plank, untuk memperkuat otot-otot perut dan otot lari utama. Setelah itu latihan yang disebut lumayan berat pun akhirnya disudahi.

(cas/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads