Kubu Manny Pacquiao selalu menyebut Floyd Mayweather Jr. selama ini menghindari pertemuan mereka. Hal itu masih dijadikan "amunisi" untuk psywar jelang duel keduanya Minggu (3/5) mendatang.
Laga Mayweather vs Paquiao akhirnya akan terwujud setelah wacana itu sudah dimunculkan sejak 5 tahun lalu -- saat usia keduanya belum setua sekarang (Mayweather 38, Pacquiao 36).
Mayweather kerap mempersoalkan isu tes doping pada Pacquiao di tahun 2011, yang mana selalu diladeni oleh lawannya itu. Masalah uang juga sangat pelik, mulai dari angka sampai pembagian porsi di antara mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sungguh bertanya-tanya apakah dia akan muncul di malam itu atau tidak," cetus pelatih Pacquiao, Freddie Roach, dalam jumpa pers kemarin (29/4), seperti dikutip BBC.
"Saya rasa tidak ada satu petinju pun yang merasa takut. Tapi menurut saya dia (Floyd) tak pernah menginginkan pertarungan ini. Dia dipaksa untuk melakoni apa yang tidak dia mau."
"Indikator ketakutan" Mayweather yang lain, kata Roach, adalah ucapan-ucapannya yang lebih "sopan" dalam sesi-sesi konferensi pers.
Mayweather langsung menjawab semua ledekan Roach, pelatih yang pernah menangani Oscar de la Hoya saat dia kalahkan di tahun 2007.
"Aku pasti datang," ucapnya.
"Aku memang bicara kotor di masa lalu. Tapi pertandingan ini saja sudah menjual. Aku tak perlu melakukan itu lagi," tambahnya.
(a2s/din)











































