Run for Indonesia Menjemput Kawan Lari Sambut Jakarta 10K

Run for Indonesia Menjemput Kawan Lari Sambut Jakarta 10K

- Sport
Senin, 04 Mei 2015 19:48 WIB
Run for Indonesia Menjemput Kawan Lari Sambut Jakarta 10K
Ist
Jakarta -

Membangkitkan motivasi untuk berlari bisa ditempuh dengan bermacam-macam cara. Run for Indonesia memilih untuk menjemput kawan lari guna menjalin silaturahmi sekaligus bersiap menyambut Jakarta International 10K.

Tiga klub lari berkumpul di Kanal Banjir Timur, Jumat (1/5/2015) pagi. Tujuannya, mereka akan berlari bersama di sepanjang jalur sepeda kanal banjir timur.

Run for Indonesia memakai kaos merah, Extraordinary Jakarta Runners mengenakan kaos hitam, sementara Burners mengenakan kaos hijau stabilo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan yang dimulai pukul 6.00 pagi WIB itu menempuh jarak sekitar 10 kilometer. Saat sekitar pukul 7.00 WIB, para pelari mulai kembali ke posisi start. Setelah semua berkumpul, mereka berfoto bersama dahulu.

Koordinator Run for Indonesia Andre Ismangun menjelaskan konsep yang diusung oleh klubnya. Bagi mereka, lari juga bisa dijadikan sebagai ajang persaudaraan. Menurut mereka, berlari dengan seorang sahabat akan jauh lebih menyenangkan.

"Kami mempunyai program setiap Sabtu dengan nama 'jemput kawan lari'. Konsepnya berbeda dengan komunitas lain, setiap Sabtu kami berlari ditempat-tempat baru," kata Andre saat berbincang dengan detikSport.

"Kami mempunyai prinsip untuk mendatangi komunitas lain karena untuk membangung budaya lari dengan menggandeng seluruh komunitas," tambahnya.

Kebersamaan memang merupakan hal yang paling diutamakan oleh komunitas yang memiliki hombase di bilangan Jalan MH Thamrin ini. Koordinator lain Run for Indonesia Willy Sanjaya yang mengemukakannya, utamanya saat bersama-sama mengikuti race di negeri seberang.

"Run for Indonesia merangkul semua komunitas lari untuk bersatu saat berlari di luar negeri. Saat di dalam negeri, teman-teman yang tidak mempunyai klub bisa bergabung. Sementara yang sudah punya klub bisa kembali ke klub masing-masing," ungkap Willy.



Dengan kebiasaan mengunjungi komunitas lain di setiap pekan, Run for Indonesia menentukannya dengan cara yang demokratis.

"Kami mengkoordinir anggota supaya lebih terarah. Contohnya minggu depan mau lari ke mana, suara terbanyak akan kami ikuti," ujar Willy.

Sementara persiapan untuk gelaran Jakarta 10K pada 31 Mei mendatang, Run for Indonesia juga mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh.

"Setiap Sabtu-Minggu kami sudah latihan, ada program untuk pelari-pelari baru. Dari yang biasa cuma 5 kilometer, saat Jakarta 10K nanti akan dicoba di nomor 10 kilometer," jelas Andre.

Ada dua hal yang berbeda di Jakarta 10K tahun ini. Selain acara community expo, rute untuk gelaran ke-12 ini juga berbeda.

Rutenya silang barat daya Monas, menuju ke jalan Budi Kemuliaan, jalan Abdul Muis, jalan Gajah Mada, lalu berputar di Glodok, menyusuri jalan Hayam Wuruk, jalan Medan Merdeka Barat lewat kantor RRI, dan finis kembali di Monas.



(cas/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads