Cedera Pacquiao baru diketahui publik beberapa menit setelah dia kalah angka dari Floyd Mayweather Jr dalam pertarungan 12 ronde. Pelatih Freddie Roach mengatakan kalau cedera bahu itu didapat Pacquiao saat dia melakukan latihan tanding.
Usai mendapat cedera tersebut Pacquiao harus menggunakan suntikan penghilang rasa sakit untuk menjalani latihan. Namun suntikan tersebut tidak dia dapatkan jelang laga karena tidak diizinkan oleh Nevada State Athletic Commission, meski lampu hijau sudah diberikan oleh United States Anti-Doping Agency (USADA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekali Anda mengalami robek, itu tidak akan sembuh dengan sendirinya, maka keputusan yang harus diambil oleh orang yang masih terus aktif adalah menyembuhkannya sebelum itu bertambah buruk," ungkap dokter Pacquiao, Dr Neal ElAttrache, pada ESPN.
"Jika semuanya sesuai dengan yang diprediksikan, dengan operasi dan rehabilitasi, dia akan bisa kembali belatih dalam enam bulan. Saat itu dia akan mendapatkan kembali kekuatan dan ketahanannya. Pertarungan akan bisa dilakukan lagi dalam waktu sembilan bulansampai satu tahun. Tapi cedera ini parah dan tidak akan pulih sendiri tanpa diperbaiki," terangnya lagi.
Kondisi cedera Pacquiao sekaligus menuntup peluang terjadinya rematch dengan Maywetaher. Petinju asal Amerika Serikat itu sudah memastikan kalau dia akan naik ring satu kali lagi dan itu dia jadwalkan pada September mendatang.
(din/fem)











































