Tak Cuma di Darat, Pengamanan Juga Melalui Udara

Tour de Banyuwangi Ijen

Tak Cuma di Darat, Pengamanan Juga Melalui Udara

- Sport
Kamis, 07 Mei 2015 12:00 WIB
Tak Cuma di Darat, Pengamanan Juga Melalui Udara
Ardian Fanani/detikSport
Banyuwangi - Demi meminimalkan kecelakaan sepanjang Tour de Banyuwangi Ijen 2015, panitia penyelenggara menerapkan pengamanan ekstra sejak hari pertama. Tak hanya berkonsentrasi di jalur darat, kepolisian juga memantau via udara.

Tour de Banyuwangi Ijen tahun ini digeber empat etape dengan rute sejauh 555 kilometer. Rute itu ditempuh dengan mengelilingi wilayah Banyuwangi dan ditutup dengan berpacu mendaki Gunung Ijen, gunung berapi aktif yang terkenal di dunia dengan fenomena api biru alias "Blue Fire"-nya.

Sejak hari pertama perlombaan dipantau lewat udara. Langkah itu tak hanya sebagai langkah preventif kecelakaan sepanjang balapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak kemarin helikopter milik Polda Jawa Timur sudah menerbangi udara Banyuwangi. Kita minta bantuan Polda Jatim untuk pemantauan lewat udara," ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Tri Bisono Sumiharso, kepada detiksport Kamis (7/5/2015).

"Sarana udara ini kami maksimalkan untuk percepatan pertolongan jika ada insiden," imbuh dia.

Sementara untuk pengamanan sepanjang jalan yang dilalui pebalap, Polres setempat menerjunkan sekitar 200 personel. Mereka dibantu oleh TNI dan Satpol PP berjumlah sekitar 300 orang. Linmas dan Banser yang juga turut mengamankan jalur darat.

"Mereka berjajar di sepanjang jalan yang dilalui pebalap. Selain mereka, pengamanan dari masyarakat juga turut membantu," ucap Tri.

β€ŽSementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memang berpesan agar tak terjadi kecelakaan dalam balapan kali ini sesuai dengan standart Excelent Level yang diterapkan Uni Balap Sepeda Internasional (UCI). Koordinasi cepat dilakukan pihak panitia dan kepolisian untuk mengamankan jalannya lomba.

"Kami terapkan zero accident seperti halnya tahun lalu. Kita tidak ingin ada kecelakaan kecil pun dikegiatan ini. Sehingga kita bisa meraih predikat excelent level yang sama di tahun ini," ujar Azwar Anas.

(fem/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads