Tour de Banyuwangi Ijen 2015 akan memasuki etape III pada hari Jumat (8/5/2015) ini. Dengan karakteristik yang amat menantang, inilah "etape neraka" di Tour de Banyuwangi Ijen.
Para rider hari ini mesti siap bertarung habis-habisan dalam menjalani jarak 123,5 kilometer yang memanjang dari Kecamatan Muncar sampai finis di Paltuding, Ijen.
Etape ini dijuluki "etape neraka" mengingat para pebalap bakal "disiksa" oleh tanjakan Ijen yang luar biasa menantang; dengan ketinggian 2,799 meter di atas permukaan laut dan tingkat kemiringan mencapai 45 derajat.
Dalam usaha mempertahankan yellow jersey, King Lok Cheung (HKSI Pro Cycling Team) selaku penguasa klasemen umum menegaskan kesiapannya untuk bertarung dengan para jagoan climber dalam menjinakkan etape tersebut.
"Ini (etape ketiga) adalah tanjakan yang paling tinggi dan akan banyak lawan yang jadi perhitungan. Sekarang saya beruntung masih bisa pertahankan yellow jersey, tapi saya akan tetap berjuang pada tantangan saat tanjakan," ujarnya.
Ditanya tentang peluangnya menuju gelar juara Tour de Banyuwangi Ijen 2015, Cheung yang merupakan seorang sprinter tak ingin sesumbar. Dia menyadari selisih waktu dengan para pesaing di belakangnya masih bisa dikejar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pouly yang diwaspadai oleh Cheung pun tak kalah siap menghadapi etape tiga hari ini, setelah sebelumnya harus puas menempati peringkat ketiga pada etape II hari Kamis (7/5) kemarin.
"Hasil (di hari Kamis) ini bikin kami bahagia karena kans untuk mempertahankan gelar juara semakin besar. Etape ketiga akan saya optimalkan karena merupakan rute ke Gunung Ijen yang sesuai spesialisasi saya sebagai seorang climber," tegasnya.
Beberapa nama jagoan balap sepeda seperti Thomas Rabouw (Santic Racing Team), Andrea Palini (Skydive Dubai) dan Aiman Cahyadi (Pegasus) juga digadang-gadang akan ikut meramaikan persaingan pada etape kali ini.
(krs/mfi)











































