Pebalap sepeda Prancis dari Singha Invinite Cycling Team (SIC) memenangi etape hari ini, Jumat (9/5/2015), dengan waktu 3 jam 46 menit 52 detik.
Pouly menaklukkan etape "neraka" yang berada di ketinggian 1.871 meter di atas permukaan laut, dan merupakan level tertinggi di balap sepeda. Tanjakan menuju Gunung Ijen di Banyuwangi dikenal sebagai salah satu yang terekstrem di Asia karena berada di ketinggiannya melampaui tanjakan di Genting Highland dalam Tour de Langkawi Malaysia yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya memenangi etape ketiga, Pouly juga merebut Yellow Jersey dari pebalap Hongkong King, Lok Cheung. Ia kini mencatat waktu terpendek dari total waktu yang ditempuh dalam tiga etape, yakni 11 jam 16 menit dan 42 detik. Selain Yellow Jersey, Pouly juga mendapatkan Red Polka Dot Jersey sebagai raja tanjakan. Pouly mendapatkan poin 39.
Sementara untuk Point Classification β(Green Jersey) diraih oleh Benjami Prades dengan total poin 29.
Sementara kategori best Indonesia Rider diraih oleh Dadi Suryadi dari Pegasus Continental Cycling Team. Ia mendepak Robin Manulang yang naik podium di dua etape pertama. Dadi kini mencatatkan waktu 11 jam 22 menit dan 42 detik.
(a2s/din)











































