Ahok menerima Garcia di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015), sore WIB.
"Kami ingin bisnis to bisnis saja. Artinya, dari Spanyol ini mereka ingin di Indonesia ada sirkuit standar internasional karena penjualan motor (mencapai) 8 juta unit di Indonesia. Jadi nggak heran Jakarta numpuk terus motor," ujar Ahok usai pertemuan dengan Garcia, yang merupakan seorang promotor Moto2 itu.
Ahok ingin sirkuit yang dibangun bakal memberikan kenyamanan yang prima untuk para penonton yang akan hadir langsung untuk menyaksikan balapan.
"Kami tunjuk PT Jakpro (Jakarta Propertindo) yang bangun karena kerja sama. Kami butuh yang punya sirkuit Spanyol nih, David Garcia itu punya sirkuit di Spanyol, punya sekolah balapan. Jadi kami ingin masukin di event internasional,"kata Ahok.
Soal dana yang dibutuhkan untuk membangun sirkuit, Ahok menyebut dana sekitar Rp 2 triliun. Target pembangunannya disebut bakal selesai pada 2017 mendatang.
"Nah 2017, bisa-bisa mesti jadi. Nah, dia mesti bangun. Nilai bangun bisa hampir mungkin Rp 2 triliun lebih, terus ada katanya kemarin, kata Ketua DPRD (Prasetio Edi Marsudi), ada pengusaha mau bantu CSR juga supaya ada sirkuit internasional," ungkap Ahok.
(Ayunda W Savitri/Lucas Aditya)











































