Kesalahan-kesalahan yang Harus Dihindari Agar Mampu Finis di Jakarta 10K

Kesalahan-kesalahan yang Harus Dihindari Agar Mampu Finis di Jakarta 10K

Lucas Aditya - Sport
Jumat, 22 Mei 2015 15:34 WIB
Kesalahan-kesalahan yang Harus Dihindari Agar Mampu Finis di Jakarta 10K
Ist
Jakarta - Bagi para pelari pemula, ada beberapa hal yang diperhatikan saat mengikuti lomba lari Jakarta International 10K. Agar bisa menyentuh garis finis, beberapa hal ini perlu untuk dihindari.

Ajang Jakarta 10K tahun ini akan berlangsung pada 31 Mei mendatang. Rute digelaran ke-12 lomba lari tahunan itu harus diubah karena ada pembangungan mass rapid transit (MRT).

Rute lomba Jakarta 10K tahun ini akan start dari silang barat daya Monas, menuju ke jalan Budi Kemuliaan, jalan Abdul Muis, jalan Gajah Mada, lalu berputar di Glodok, menyusuri jalan Hayam Wuruk, jalan Medan Merdeka Barat lewat kantor RRI, dan finis kembali di Monas.

Bagi seorang pelari pemula, menaklukkan jarak 10 kilometer tentunya bukan hal yang mudah. Agar bisa menyelesaikan lomba, atau bahkan mendapatkan kalungan medali, patut diperhatikan beberapa hal ini.

Bagi beberapa anggota komunitas lari, kalungan medali di Jakarta 10K ini memang mempunyai gengsi tersendiri. Sebabnya, cuma ada 2.000 medali yang disediakan bagi 35 ribu peserta.

Situs Runners World melansir beberapa hal yang harus dihindari agar bisa menyentuh garis finis.

Yang pertama, jangan berlari terlalu cepat saat awal lomba. Dengan begitu, para perlari tak akan kehabisan stamina di saat tengah-tengah lomba. Berlarilah dengan kecepatan membuat Anda nyaman, dan tidak menyiksa tubuh sendiri.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan sebelum lomba juga bisa saja membuat Anda gagal untuk menyentuh garis finis. Kalau terlalu banyak makan, bisa-bisa malah merasakan nyeri di sekitar perut saat lari. Lebih buruknya, malah bisa muntah-muntah hingga harus minta pertolongan tim medis.

Untuk memenuhi asupan energi sebelum lari, bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti pisang. Hindari juga sarapan daging atau juga telur. Mengurangi porsi makan sebelum lari juga sangat dianjurkan.

Pemanasan yang cukup juga diperlukan agar bisa menaklukkan jarak 10 kilometer. Kalau tidak dilakukan, bisa-bisa mengalami kejang otot ditengah lomba. Durasi strecthing bisa dilakukan selama 15 menit saja.

Bagi yang belum tercatat menjadi peserta Jakarta 10K, bisa mendaftar lewat detikSport dengan mengunjungi link ini. Selain mendapatkan race kit, 50 pendaftar pertama juga akan mendapatkan kaos PasangMata. (Lucas Aditya/Doni Wahyudi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads