Sebagai sirkuit jalan raya, balapan di Monako bukan cuma menyulitkan aksi overtaking tetapi juga tak jarang memunculkan insiden antarpebalap. Dalam sprint race, Sabtu (24/5/2015), hal itu terjadi lama setelah start.
Ketika itu Johnny Cecotto dan Zoel Amberg bertabrakan selepas tikungan pertama. Kedua mobil sama-sama tidak bisa melanjutkan balapan.
Tak lama berselang Norman Nato (Arden), Rene Binder (Trident), dan Rio, yang tergabung dalam tim Campos Racing dengan dukungan Pertamina, terlibat insiden. Roda kanan depan Nato dan roda kiri belakang Binder merusak sayap depan mobil Rio yang akhirnya harus terhenti di dinding pembatas ditambah dengan kerusakan roda dan suspensi. Balapan Rio pun berakhir prematur.
Nato, yang mobilnya juga mengalami kerusakan, tetap bisa melanjutkan balapan sampai akhirnya finis ke-21. Ia dinyatakan bersalah atas insiden di awal balapan dan sudah mendapatkan penalti 10 detik.
Sprint race ini sendiri akhirnya memunculkan Richie Stanaway sebagai pemenang. Sementara Arthur Pic yang merupakan rekan setim Rio di Campos Racing mampu finis keenam.
"Saya mohon maaf karena tidak mendapatkan poin pada balapan di Monako," kata Rio dalam rilis persnya.
"Pada babak kualifikasi, saya tidak mendapatkan waktu terbaik karena tertahan yellow flag. Balapan di Monte Carlo yang sempit kuncinya ada di posisi start dan strategi yang tepat. Konsentrasi penuh juga diperlukan untuk mencapai finish karena kemungkinan menyalip sangat tipis. Mohon doanya untuk keberhasilan di ronde berikutnya. Saya harus tetap menjaga semangat demi Merah Putih," lanjutnya.
Dengan hasil tersebut Rio untuk sementara bertengger di posisi tiga klasemen sementara pebalap. Bahrain menjadi balapan terbaiknya sejauh ini dengan finis kedua pada feature race dan jadi pemenang sprint race.
(Kris Fathoni W/Rifqi Ardita Widianto)











































