Di gelaran Jakarta 10K tahun 2013 dan 2014, Silas selalu jadi pelari pertama yang menyentuh garis finis. Contohnya tahun lalu Silas mencatatkan waktu 28 menit 52 detik. Tahun ini Silas kembali mengikuti ajang yang sama dan sudah hadir di Jakarta bersama rekan-rekannya dari Kenya serta Ethiopia.
Mereka tiba di tempat menginap di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015) malam WIB, untuk kemudian langsung mengikuti Welcome Dinner yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah (Disporda) DKI Jakarta. Sabtu (30/5) ini mereka akan mulai menjalani latihan dan technical meeting untuk persiapan lomba pada hari Minggu (31/5).
Dalam rombongan yang berisi 10 pelari putra dan putri Afrika itu, ada juga Charles Wachira Maina, akan mengikuti perlombaan Jakarta 10K keempatnya. Sayang di tiga kesempatan sebelumnya, Charles paling maksimal menempati posisi kedua pada tahun 2013.
Tahun lalu Charles sendiri hanya finis di posisi ketiga dan kali ini pelari berusia 32 tahun itu pun ingin menuntaskan rasa penasaran untuk jadi juara, sekaligus menghentikan dominasi Silas.
"Saya siap untuk jadi juara tahun ini. Saya optimistis bisa mengalahkan Silas. Saya dan dia sama-sama dari Kenya, saya sudah lama juga berkompetisi bersama. Jadi saya tahu seperti apa taktiknya dia," ujar Charles dalam perbincangan dengan detikSport.
Tahun ini rute Jakarta 10K untuk pertama kalinya mengalami perubahan karena adanya pembangunan MRT. Jika basanya dimulai dari Silang Monas Barat Daya-Thamrin-Sudirman-Semanggi dan finis kembali di Silang Monas Barat Daya, kini rute dibalik ke arah Utara melewati Jl. Budi Kemuliaan-Abdul Muis-Harmoni-Gajah Mada-Glodok, dan finis lagi Silang Monas Barat Daya.
"Saya rasa perubahan rute bukanlah masalah. Sebagai pelari tentu kita sudah paham medannya seperti apa, toh trek larinya di sini cuma lurus saja. Paling hanya berbelok sedikit, menanjak. Saya sudah cukup lama berkecimpung di dunia lari, jadi mudah saja beradaptasinya," sambung Charles.
"Untuk perlombaan kali ini pun saya tidak ada persiapan khusus. Soalnya saya setiap harinya juga ikut lomba lari, latihan lari, dan lain-lain."
(Mohammad Resha Pratama/Kris Fathoni W)











































