Sebut saja nama-nama seperti Triyaningsih, Rini Budiarti, Agus Prayogo, atau Iswandi, tak akan tampil karena harus membela Indonesia di ajang SEA Games 2015 yang dimulai tanggal 5 Juni besok.
Rini sendiri adalah pemenang di nomor elite nasional putri tahun lalu dengan catatan waktu 35 menit 1 detik. Tidak adanya Rini atau Triyaningsih seperti membawa berkah untuk para pelari lainnya.
Sebut saja Olivia Sadi. Pelari berusia 33 tahun asal Nusa Tenggara Timur itu menilai bahwa peluangnya atau para pelari nasional lainnya untuk naik podium akan lebih besar.
"Tentu saja, absennya mereka juga jadi motivasi saya dan rekan-rekan lain. Otomatis karena tidak ada pesaing berat, jadi kepercayaan diri timbul, peluangnya lumayan besar. Peluang untuk naik podium kansnya besar," papar Olivia kepada detikSport di sela-sela acara Welcome Dinner J10K di Hotel Millenium, Jakarta, Jumat (29/5/2015) malam WIB.

Dengan kian terbukanya peluang naik podium maka tentu hadiah yang didapat akan kian besar. Tahun ini total hadiah yang disediakan adalah sekitar 911 juta rupiah atau nyaris mencapai angka 1 miliar.
"Yang pasti motivasinya untuk ikut Jakarta 10K adalah bonusnya, itu tidak bisa dipungkiri. Selain itu karena J10K itu bergengsi, lalu catatan waktu juga kalau bagus pasti diakui, karena lomba ini taraf internasional. Saya pribadi senang bisa ikut Jakarta 10K, karena selain berpacu dengan diri sendiri dan teman-teman, tapi juga dengan atlet luar negeri. Walaupun tidak setara, tapi setidaknya kita tahun seberapa perbedaan kita dengan mereka. Bagus atau tidak kita bisa prediksi,
Terakhir, Olivia yang tahun lalu ikut di kelas umum J10K, ingin meraih hasil sebaik-baiknya di perlombaan ini demi persiapan menjelang PON 2016 di Bandung.
"Jakarta 10K itu juga jadi persiapan saya untuk pra-pon 2016, untuk limit PON, jadi pada latihan semua. Semacam pemanasan untuk PON lah," tutupnya.
Jakarta 10K akan diikuti 35 ribu peserta. Event yang juga diadakan untuk menyemarakkan HUT Jakarta itu menyediakan total hadiah lebih dari Rp 900 juta buat para pemenang, plus hadiah-hadiah menarik (door prize) kepada peserta yang tidak menang.
(Mohammad Resha Pratama/Kris Fathoni W)











































