Juli-Agustus Depan, Kejuaraan Bola Basket Putri Asia U-16 Digelar di Medan

Juli-Agustus Depan, Kejuaraan Bola Basket Putri Asia U-16 Digelar di Medan

Amalia Dwi Septi - Sport
Rabu, 10 Jun 2015 19:37 WIB
Jakarta - Kejuaraan Bola Basket Putri Asia U-16 2015 akan digelar di Indonesia. FIBA Asia menunjuk kota Medan, Sumatera Utara, sebagai tempat perhelatan event yang akan berlangsung pada 31 Juli hingga 10 Agustus mendatang tersebut.

Kejuaraan ini akan diramaikan oleh 12 negara. Selain tim basket putri U-16 Indonesia, ada China, Jepang, Korea, Taiwan, India, Thailand, Hongkong, Singapura, Malaysia, Uzbekistan, dan Kazakhstan.

Ke-12 negara itu nantinya terbagi ke dalam dua divisi. Divisi 1 terdiri dari China, Jepang, Korea, Taiwan, India, dan Thailand. Sementara divisi 2 diisi oleh Indonesia, Hongkong, Singapura, Malaysia, Uzbekistan, dan Kazakhstan.

Ketua Panitia Penyelenggara Herlina Arifin mengatakan kesiapan menyukseskan event tersebut. Tak hanya memberikan layanan dan fasilitas terbaik, kejuaraan itu sekaligus untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia.

"Kami dari tim panitia pelaksana akan berupaya sekuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan penonton. Juga menjadikan perhelatan ini, sebagai ajang untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia kepada para peserta," ungkapnya di Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Untuk menyambut para peserta, panitia disebutnya juga akan mengadakan welcoming party pada 1 Agustus mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perbasi Sumut Dr Sofyan Ta berharap event tersebut bisa berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak, baik Kemenpora maupun pemerintah setempat.

"Kehadiran para peserta, jurnalis, dan suporter dari luar negeri tersebut yang jumlahnya mencapai ratusan orang tentunya akan mendatangkan devisa bagi Kota Medan," kata pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI.

Sementara itu, Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih menegaskan bahwa para peserta dari 12 negara itu merupakan pemain-pemain usia muda yang terbaik. Oleh karena itu, dia menyakini event tersebut akan berlangsung ketat.

"Event ini sangat baik bagi pengembangan pembinaan dan prestasi atlet basket, maupun peningkatan infrastruktur," ujar Danny.



(ads/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads