Panahan Putra dan Putri Kandas di Nomor <i>Recurve</i>

SEA Games 2015

Panahan Putra dan Putri Kandas di Nomor <i>Recurve</i>

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 13 Jun 2015 13:43 WIB
Panahan Putra dan Putri Kandas di Nomor Recurve
Singapura - Para pemanah Indonesia gagal menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di SEA Games 2015. Nomor recurve beregu putra dan putri harus puas berada di peringkat kedua usai bertanding di partai final yang berlangsung di Kallang Cricket Field, Singapura, Sabtu (13/6/2015).

Tim beregu putra kalah dalam pertandingan yang berlangsung lima set menghadapi Malaysia. Riau Ega Agata Salsabila dkk. kalah 4-5 pada pertandingan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, tim beregu putri, yang diperkuat diperkuat Diananda Choirunisa, Titik Kusumawardani, dan Ika Yuliana Rochmawati, juga gagal menjadi juara usai dibungkam Vietnam 0-6.

"Saya minta maaf belum bisa mempersembahkan emas. Di sini itu anginnya tidak bisa ketebak dan memang Vietnam itu lebih bagus ketimbang SEA Games sebelumnya saat di Myanmar. Padahal waktu di sana saja ketemu di final justru kami dapat emas," kata Ika Yuliana usai bertanding.

"Kalau masalah nervous itu manusiawi lah. Cuma memang hasil ini perlu disyukuri karena bagaimanapun kami sudah berjuang dan alhamdullilah bisa menyumbangkan medali walau itu perak," tambahnya.

Senada, Hendra Purnama, salah satu pemain beregu putra, mengaku kecewa karena harusnya bisa bertanding lebih baik.

"Ya, tetap semangat saja walau sebenarnya mestik lebih baik lagi tadi. Kendala sebenarnya enggak terlalu besar cuma memang sedikit tegang dan kaku juga," kata Hendra.

"Persiapannya juga cukup kok memang kami juga belum pernah bertemu Malaysia. β€ŽItu mungkin jadi faktor juga. Walau begitu kami tetap bersyukur dengan perolehan medali ini."

Pelatih nasional, Denny Trijanto, mengatakan bahwa di lapangan apapun bisa terjadi dan memang tidak bisa diprediksi. "Di lapangan itu apapun bisa terjadi dan pelatih tidak bisa memprediksi apa yang dipikirkan atlet. Apakah si atlet analisa anginnya terlalu kencang atau gimana," katanya.

Namun pelatih asal Jawa Timur itu menyadari bahwa permainan atletnya saat di final tadi kurang lepas. "Tadi mereka kurang lepas saat bertanding mungkin karena nervous. Justru yang saya lihat peak perfomance mereka keluar saat di semifinal kemarin."

Panahan menargetkan lima emas di SEA Games Singapura. Satu emas sudah meleset, Denny berharap para atletnya bisa lebih maksimal di nomor-nomor lainnya.

"Target kami lima emas. Tapi, karena sudah dapat perak diharapkan empat emas lainnya bisa dapat. Kan ada 10 medali."



(mcy/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads