Maria memetik dua emas di nomor andalan, lompat jauh dan lompat jangkit. Maria mencatatkan lompatan sejauh 6,70 meter pada nomor lompat jauh dan membukukan jarak 13,75 meter pada lompat jangkit.
Pelatih nasional cabang atletik, I Ketut Pageh, tak bisa menutupi suka cita dengan sukses tersebut. Utamanya di nomor lompat jauh karena Maria sekaligus berhasil melewati limit Olimpiade 6,55 meter.
"Kalau bicara lompat jauh sebenarnya secara target sudah terpenuhi, yakni lolos Olimpiade. Sejak awal kami memang menggunakan patokan limit jarak lompatan Olimpiade karena jadi syarat lolos ke Rio dan melihat lawan-lawan dengan batasan itu otomatis medali emas di tangan," kata Pageh.
"Sebenarnya kemarin itu harusnya juga pecah rekor SEA Games karena lompatan pertama Maria capai 6,85 meter. Sayangnya, hasil itu didiskualifikasi karena saat ambil jack kekuatan Maria melebihi sehingga waktunya jadi tidak pas, jadinya kecepatan. Begitu di lompatan kedua, baru lompatan ketiga Maria mendapat lompatan terbaiknya yakni 6,70 meter," papar Pageh.
Dijelaskan Pageh, dua lompatan Maria yang terkena didiskualifikasi disebabkan kurangnya persiapan di lapangan sintetis.
Selama ini, Maria menggunakan tanah liat untuk latihan. Bahkan, tim harus membawa cangkul untuk mengurai pasir untuk digunakan sebagai tumpuan lompatan.
Kebiasaan itulah yang membuat wanita berpostur 163 cm dan berat 57 kg tersebut ragu-ragu saat melompat dan mempengaruhi aksi melompat dia.
(mcy/fem)










































