Free Practice Hari Pertama, Dimas Ekky Masih Penjajakan

CEV Moto2 European Championship

Free Practice Hari Pertama, Dimas Ekky Masih Penjajakan

Doni Wahyudi - Sport
Sabtu, 20 Jun 2015 02:00 WIB
Free Practice Hari Pertama, Dimas Ekky Masih Penjajakan
Doni Wahyudi/detikSport
Barcelona - Dua sesi latihan bebas pertama seri kedua CEV Moto2 European Championship masih dijadikan penjajakan oleh Dimas Ekky Pratama. Pebalap Astra Honda Team Asia itu butuh banyak beradaptasi karena ini adalah debutnya di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Dalam dua sesi latihan bebas yang dilangsungkan Jumat (19/6/2015) waktu setempat, Dimas masih belum tampil maksimal. Catatan waktu terbaiknya masih berada di kisaran satu menit dan 51 detik.

Belum tajamnya catatan waktu rider 22 tahun itu disebabkan beberapa hal. Yang pertama adalah terkait statusnya sebagai debutan di CEV Moto2 European Championship karena dia sama sekali belum pernah turun membalap di sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah sesi latihan pramusim memang sempat digelar di sirkuit tersebut. Namun Dimas ketika itu tidak berpartisipasi karena waktunya berbarengan dengan Asia Road Racing Championship, yang juga diikuti Dimas.

Hal lainnya, motor Dimas masih memakai setelan seri pertama. Padahal karakteristik lintasan diakuinya banyak berbeda.

"Untuk latihan hari pertama ini masih memakai setting-an yang sebelumnya, seri di Portugal. Sementara karakter sirkuitnya berbeda. Di sana naik-turun, di sini cepat," sahut Dimas dalam perbicangan dengan detikSport, Kompas, dan MotorPlus di Circuit de Barcelona-Catalunya.

"Jadinya target di sesi ini long run dulu. Cari line balap dulu," lanjut dia.

Untuk mensiasati kondisi tersebut, Dimas mencoba lebih mengenal lintasan melalui permainan PlayStation. Strategi yang kerap dipakai pebalap F1 dan MotoGP itu diakuinya cukup membantu, meski tidak banyak.

"Kalau di game itu kan treknya enggak kelihatan naik dan turun, sementara kemarin lari keliling lintasan saja terasa sekali tingginya beda. Setidaknya bisa mencari racing line, meski tidak akurat," ujarnya lagi.

(din/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads