Di ajang Bali National Golf Championship, ada satu hole yang menjadi momok bagi seluruh peserta. Banyak pegolf yang mencatatkan double bogey saat melakukan pukulan di hole ini.
Kesulitan mencatatkan pukulan bagus sudah dirasakan oleh George Gandranata dan juga Maan Nasim di hari pertama dan kedua. George mencatatkan double bogey dan bogey. Sementara itu, Nasim mencatatkan double bogey di hari kedua.
Pegolf asal Indonesia lainnya Andrew Wirawan mengalami kesialan pada hari ketiga. Bola pukulannya di hole 17 masuk ke air, hingga dia cuma membukukan double bogey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hole 17, ini merupakan hole di mana usai menyelesaikannya Anda bisa bilang syukurlah saya sudah bisa menyelesaikannya dan tak mau balik lagi, terutama hari ini," ungkap Giles saat berbincang seusai menyelesaikan 18 hole di hari ketiga, Sabtu (27/6).
"Anda melihat air saat menatap ke bawah,saya pikir itu cukup bagus," imbuhnya.
Andrew yang bisa mencatatkan dua par pada hari pertama dan kedua, mempunyai tips untuk mendapatkan hasil bagus di hole 17.
"Sebenarnya simple, pukul lurus saja. Kendalanya di air, selain itu dengan ada air semakin mempengaruhi psikologi pemain. Kalau di golf air itu sangat berpengaruh," kata Andrew.
"Untuk memukul di hole 17 harus komitmen sama pukulan. Harus yakin dulu, baru memukul agar bisa meraih hasil bagus," tambahnya.
Mengenai desain hole 17, general manager Bali National Golf Club, Mark Holland, memberikan penjelasan.
"Course ini ada 30-40 persen layout baru. Sementara hole 17 dan 18 memang sepenuhnya baru. Dengan berbentuk pulau, hole itu memang paling berat dan paling menantang," terangnya.
(cas/mrp)











































