Ini Dia Pebalap Termuda di ISSOM 2015

Ini Dia Pebalap Termuda di ISSOM 2015

Mohammad Resha Pratama - Sport
Senin, 24 Agu 2015 23:23 WIB
Ini Dia Pebalap Termuda di ISSOM 2015
dok.ABM Motorsports
Sentul -

International Sentul Series of Motorsports (ISSOM) rupanya sudah menarik minat seorang anak muda untuk terjun kebut-kebutan di sirkuit. Tahun ini, ada Gerhard Lukita, pebalap termuda di ajang tersebut yang baru berusia 15 tahun.

Muda dan berbakat. Itulah gambaran yang mungkin cocok Gerhard. Meski usianya baru berusia 15 tahun, namun lintasan balap bukanlah hal yang asing baginya.
Β 
Padahal dia sudah dikenalkan oleh sang ayah, Jimmy Lukita, pada olahraga otomotif sejak umur 10 tahun saat mengawali karier di trek gokart. Faktor sang ayah, Jimmy, yang merupakan salah satu tokoh balap senior Tanah Air jadi alasan mengapa Gerhard terjun ke dunia balapan.
Β 
Mendapat dukungan penuh orangtuanya, karier Gerhard perlahan namun pasti mulai membaik. Dan kini dia pun makin mantap menjajal trek yang sesungguhnya dengan memacu mesin roda empat. Tahun ini jadi debut Gerhard di ajang ISSOM.

"Waktu kecil memang sudah suka sama game balapan. Usia 10 tahun saya sudah dikenalkan dengan gokart. Kemudian usia 12 tahun makin jadi hobi sampai sekarang terjun ke lintasan besar dengan mobil besar pula. Tapi sempat vakum sebentar karena sekolah. Nah, sekarang turun lagi di ISSOM sejak awal 2015," tuturnya dalam rilis yang diterima detikSport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak sekedar hobi, balapan pun bagi Gerhard menjadi sebuah ladang untuk menghasilkan prestasi di luar nilai akademis.

"Ada kepuasan batin jika kita naik podium. Prestasi yang pernah diraih sejak mulai gokart, jika tidak juara 1, pasti juara 2 atau juara 3. Intinya naik podium," sambung Gerhard.
Β 
Meski demikian, Gerhard mengaku masih harus banyak belajar demi mencapai prestasi yang lebih baik di ajang ISSOM ini.

"Di balapan mobil besar ini kan saya masih baru turunnya. Cari jam terbang dulu, evaluasi setiap race, dan lain-lain," papar pemuda kelahiran Jakarta 4 Mei 2000 itu.

Meski ISSOM 2015 ini sebagai ajang pencarian jam terbang, namun untuk persiapan Gerhard bisa dibilang sangat serius. Pada di seri ketiga ISSOM kali ini, Gerhard menggunakan mobil BMW E36 tahun 1996 di kelas ETCC 2000 dan kelas Super Touring Championship.

"Persiapan ISSOM seri ketiga ini tentunya mulai latihan hingga merapihkan mobil agar siap turun. Soalnya di seri kedua kemarin sempat ada insiden tabrakan. Mudah-mudahan sekarang lebih siap," terang dia.

"Orangtua juga memberikan advice berupa ilmu di lintasan balap, strateginya dan lain-lain."

Terakhir Gerhard pun juga berpesan kepada remaja lainnya yang memiliki hobi di dunia balap untuk tidak melakukannya di jalan raya.

"Daripada ngebut di jalanan, lebih baik berprestasi di sirkuit, karena lebih aman dan tidak mengganggu orang lain,” pungkasnya
Β 

(mrp/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads