Dari cabang-cabang olahraga yang diproyeksikan Satlak Prima menuju Olimpiade, balap sepeda menjadi salah satunya. Selain itu ada pula panahan, angkat besi, judo, taekwondo, atletik, bulutangkis, equestrian, rowing, kano, dan voli pantai.
Khusus balap sepeda, Satlak Prima mengatakan Elga yang paling memiliki peluang besar untuk lolos Olimpiade. Elga dianggap berpotensi karena melihat trek record Elga yang mumpuni. Elga merupakan peraih medali emas di SEA Games 2011 dan 2013, dan empat kali meraih beasiswa pelatihan balap sepeda di Swiss 2011-2014. Ia juga menempati posisi empat di Asian Games 2014 Korea Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Elga sebenarnya bukan satu-satunya tapi ada juga Toni Syarifudin. Tapi memang yang punya peluang besar ya si Elga ini untuk bisa tembus ke Olimpiade," kata Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia Raja Sapta Oktohari.
"Maka itu kami mesti mengirim Elga minimal 10 kejuaraan atau turnamen BMX. Terdekat kami akan kirim Elga ke Thailand. Namun selanjutnya kami akan lebih selektif lagi memilihkan kejuaraan untuk Elga. Ini supaya poinnya bisa bertambah siqnifikan."
"Tapi kami juga punya harapan bisa meningkatkan turnamen balap sepeda di Indonesia, agar dari segi level kompetisi bisa meningkatkan poin pebalap Indonesia dalam ranking UCI (Union Cycliste Internationale). Di samping karena kami juga ingin tidak hanya nomor bmx saja, tapi nomor lain seperti downhill dan sepeda gunung," harap Okto.
(mcy/krs)











































