Usai dipastikan masuk dalam title Asian Games 2018, Palembang terus mempersiapkan diri untuk menjadi salah satu tuan rumah event olahraga terbesar di Asia yang akan digelar tiga tahun mendatang.
Ketua panitia lokal Asian Games di Sumatera Selatan, Muddai Madang, mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pembangunan wisma atlet, yang sudah dimulai sejak dua bulan lalu. Wisma atlet yang sebelumnya hanya tersedia tiga tower, kini akan ditambah hingga 16 tower. Lima tower akan diresmikan awal Desember mendatang, sementara sisanya akan mulai dibangun awal tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain wisma atlet, Palembang juga berencana melakukan pembangunan infrastruktur pendukung lain seperti kereta cepat (LRT) dari Bandara Sultan Badaruddin II hingga Jakabaring Sport City dan jalan tol yang akan mempermudah peserta Asian Games 2018.
Sementara itu, venue cabor kriket, dayung, dan menembak masih harus direnovasi karena belum sesuai dengan standar OCA.
βKriket itu lapangan pertandingannya sudah memenuhi standar, hanya tinggal melengkapi sejumlah fasiltas saja seperti untuk tribun penontonnya. Sedangkan dayung rencananya akan ditambah lagi panjangnya sampai 2,3 km. Saat ini panjang danau hanya 1,2 kilometer. Untuk standar venue untuk dayung setidaknya mencapai panjang 1,8 km,β paparnya.
Sedangkan untuk venue menembak, penyelenggara berencana menambah 50 lintasan menembak sehingga total memiliki 80 lintasan.
"Untuk lapangan tembak ini kami akan fokus untuk menambahnya mulai tahun depan. Semua venue yang direnovasi kami targetkan selesai paling lambat pertengahan 2017," simpul Muddai yang juga Ketua KONI Sumsel.
Di samping tiga cabang tersebut, Palembang juga akan mempertandingan baseball, bridge, kano, softball, triathlon, modern pentathlon, voli pantai dan babak penyisihan sepak bola.
(mcy/din)











































