Anggota KOI: Kongres Pemilihan Ketum Baru Digelar Oktober

Anggota KOI: Kongres Pemilihan Ketum Baru Digelar Oktober

Mercy Raya - Sport
Senin, 28 Sep 2015 20:22 WIB
Jakarta - Anggota KOI menyepakati untuk menggelar kongres pada Oktober mendatang. Kongres tersebut akan memilih ketua umum baru.

Keputusan tersebut diambil setelah anggota KOI menggelar rapat di Gedung Serba Guna, Senayan. Rapat tersebut merupakan rapat lanjutan setelah Rapat Anggota Istimewa KOI yang dilangsungkan di Hotel Peninsula namun ditutup secara sepihak oleh Rita Subowo.

Dalam rangka persiapan pemilihan ketua umum baru tersebut, akan dibentuk tim penyaringan dan penjaringan. Demikian hal itu diungkapkan Doddy usai rapat yang disetujui 27 anggota biasa dan 12 anggota luar biasa di Gedung Serba Guna, Senayan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah membentuk tim penyaringan dan tim penjaringan yang diketuai Timbul Thomas Lubis dan Erizal Chaniago sebagai sekretaris. Keduanya akan didampingi tiga anggota yaitu Indra Warga Dalam, Anjas Rivai, dan Yohana Ambar," kata Sekretaris Jenderal Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Doddy Suwandi.

Peserta rapat juga membentuk tim koordinasi dan tim negosiasi, yang dipimpin Doddy, dan beranggotakan 10 orang. Tim inilah yang nanti akan bernegosiasi dengan Ketua Umum KOI Rita Subowo terkait tim penyaringan dan penjaringan yang mereka bentuk.
Β 
"Mereka akan datang ke Ibu Rita untuk menjelaskan terkait hasil putusan ini. Kami juga akan laporkan kepada pemerintah agar tidak disebut (sedang) mengkudeta Ibu Rita. kami hanya ingin meneruskan apa yang telah ditetapkan di AD/ART," ujar Doddy.

Di tempat terpisah, Rita mengatakan kongres tidak mungkin digelar pada bulan Oktober karena harus sounding dulu ke PB dan juga melaporkan dulu ke International Olympic Committee (IOC).

"Kalau itu ditentukan sekarang berarti waktunya hanya 17 hari, padahal untuk menentukan kongres itu mesti ada jeda waktu sekitar sebulan," kata Rita.

"Saya belum mendengar adanya tim itu. Tapi kalau ada kami welcome saja. Kita jangan berprasangka buruk," pungkasnya.

(mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads