Tiga Rider Yamaha Indonesia Siap Bertarung di Losail

ARRC 2015

Tiga Rider Yamaha Indonesia Siap Bertarung di Losail

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Jumat, 02 Okt 2015 16:11 WIB
Tiga Rider Yamaha Indonesia Siap Bertarung di Losail
Losail - Putaran kelima Asia Road Racing Championship 2015 akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar, 2-3 Oktober. Sigit PD, Imanuel Pratna, dan Galang Hendra yang mewakili Yamaha Factory Racing Indonesia Team (YFRI) siap mengejar hasil terbaik.

Setelah melewati empat seri, tim YFRI kini menempati posisi ketiga di klasemen tim ARRC 2015. Sementara itu, di klasemen pebalap, Galang berada di posisi 7, Imanuel 13 dan Sigit 14.

Dalam empat seri yang telah dilalui, para pebalap dan tim sudah memberikan sinyal positif, mulai dari pengembangan motor, riding skill, hingga kekompakan tim. Pengembangan motor yang dilakukan antara lain terkait oil cooler dan air radiator di seri 2, lalu muffler Sakura yang berdampak positif untuk motor. Perubahan ini berdasarkan input dari pebalap dan juga 2D analisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sirkuit Losail yang menjadi arena perhelatan seri kelima adalah hal yang baru bagi Sigit, Imanuel, dan Galang. Mereka bertiga sebelumnya belum pernah membalap di sirkuit ini.
Β 
Sirkuit Losail memiliki panjang 5.380 meter dan berkarakter high speed. Sirkuit ini punya total 16 tikungan dengan rincian 10 tikungan ke kanan dan 6 tikungan ke kiri serta panjang trek lurus 1,6 km, yang artinya lebih panjang daripada sirkuit di seri-seri sebelumnya (Sepang di Malaysia, Sentul di Indonesia, Suzuka di Jepang, serta Buriram di Thailand).

Target Sigit, Imanuel, dan Galang di Losail adalah riset motor YZF-R25, menimba pengalaman di level internasional, serta mengejar podium.



Sebagai persiapan sebelum tampil dalam balapan malam di Losail, Galang dan Sigit belajar dengan mencari data-data sirkuit di internet.

"Saya mencoba mengikuti nasihat Pak Wahyu (Wahyu Rusmayadi manager tim YFRI) yang berpesan langsung turn on dan tidak menunggu waktu lama untuk bersiap melakukan persiapan untuk seri selanjutnya. Selepas pulang saya langsung mencari data-data sirkuit melalui googling, lihat rekaman balap di YouTube, sampai mencoba sirkuit virtual kepunyaan teman," ujar Galang dalam rilis yang diterima detikSport.

"Tidak hanya itu. Saya sendiri pun melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang saya perbuat dan harapannya di Qatar tidak ada kesalahan sedikit pun, sedangkan latihan fisik dan riding dengan motor sungguhan pun tidak saya tinggalkan," tambah Galang.

"Saya lihat rekaman balap di YouTube, paling tidak dapat memperkirakan di titik mana saya dapat melakukan pengereman dan masuk tikungan," kata Sigit.

Sementara itu, Imanuel melatih fisiknya agar tetap bugar pada saat memasuki free practice sampai race.

"Persiapan yang saya lakukan hanya latihan fisik saja, karena perbedaan cuaca yang sangat ekstrem di sana," ucap Imanuel.

"Para pebalap harus sudah full throttle karena waktu adaptasi mereka hanya dua hari mulai dari free practice sampai race berlangsung di hari Sabtu. Diharapkan para pebalap dapat beradaptasi dengan tepat dan cepat serta dapat memberikan inputan untuk tim," kata Manager tim YFRI, Wahyu Rusmayadi.



Manager MotorSport PT.Yamaha Indonesia Motor Manufacturing YIMM, Supriyanto, berharap tiga pebalap YFRI akan meraih hasil maksimal di Losail.

"Para pebalap harus full konsentrasi untuk dapatkan hasil yang maksimal, pebalap harus lebih fokus karena pebalap mempunyai mimpi berprestasi di kancah internasional. Saat ini adalah kesempatan untuk meraih mimpi," katanya.

(mfi/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads