Dadi finis keempat dalam balapan Etape 7, Jumat (9/10/2015) siang WIB, dengan catatan waktu tiga jam tujuh menit 47 detik. Hasil ini cukup untuk mempertahankan posisinya di klasemen ASEAN dan Indonesia.
Pebalap Pegasus Continental Cycling itu masih memegang Orange Jersey sebagai pebalap ASEAN terbaik, dengan akumulasi waktu 23 jam 36 menit 10 detik. Catatan ini empat menit lima detik lebih baik dari pesaing terdekatnya, Marcelo Felipe, di posisi dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Balapannya lumayan tadi, lintasannya sulit. Jalannya belok-belok, cuaca juga berubah-ubah. Kadang panas, kadang hujan," ujar Dadi ditemui detikSport usai balapan.
"Turunannya juga curam tadi. Malah sulit di turunannya," imbuhnya.
Juga tak terjadi perubahan di dua gelar, Raja Tanjakan dan Jawara Sprint. Arvin Moazemi Goudarzi masih memegang Polkadot Jersey sebagai yang terbaik di tanjakan, sementara rekan setimnya di Pishgaman Giant Hossein Askari mempertahankan Green Jersey.
Etape 7 membentang sepanjang 123,5 km. Startnya berada di Equator Bonjol, Pasaman dan mengambil finis di Kantor Bupati Pasaman Barat.
(raw/din)











































