Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu, Indonesia Bidik 2 Emas

Kejuaraan Dunia Wushu

Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu, Indonesia Bidik 2 Emas

Mercy Raya - Sport
Kamis, 12 Nov 2015 20:49 WIB
Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu, Indonesia Bidik 2 Emas
AFP PHOTO / LAURENT FIEVET
Jakarta -

Kejuaraan Dunia Wushu bakal dihelat mulai besok (13/11/2015) hingga 18 November di Istora, Senayan, Jakarta. Membidik dua emas, Indonesia bertumpu kepada Lindswell Kwok dan Ahmad Hulaefi.

Untuk pertama kalinya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu. Sebanyak 82 negara akan berebut medali dalam 46 nomor pertandingan dari kategori taolu (seni) dan sanshou (tarung).

Ketua Umum PB WI, I.G.K Manila, mematok target dua emas demi menempati peringkat sepuluh besar dunia. Target itu sekaligus memperbaiki pencapaian pasukan "Merah Putih' pada Kejuaraan Dunia tahun 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Target tahun ini tentu lebih baik dari dua tahun lalu. Kala itu, Lindswell dkk. ada di urutan ke-11 dengan satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Satu-satunya medali emas disumbangkan Lindswell Kwok di nomor taijijian (kategori taolu)," kata Manila, dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Sultan Senayan, Kamis (12/11/2015).

Lindswell kembali menjadi salah satu atlet yang diharapkan bisa sumbang emas. Pewushu 24 tahun ini tercatat dua kali merebut medali emas di Kejuaraan Dunia 2009 dan 2013. Sementara peluang medali emas lainnya diharapkan datang dari Ahmad Hulaefi atau Juwita Niza Wasni.

"Semua atlet memiliki peluang namun hanya yang terbaiklah yang kami pilih. Lindswell tetap menjadi andalan, karena di Kejuaraan Dunia dua tahun lalu dia satu-satunya atlet yang sumbang emas, Ahmad Hulaefi dan Juwita kami harap juga bisa sumbang medali emas," kata Sekjen PB WI Iwan Kwok.

Menurut Iwan musuh bebuyutan masih kekuatan lama. Yakni, Vietnam, Rusia, China, dan Iran.

"Ya, kami tetap optimistis. Di tahun ini, kami tidak ingin hanya sukses penyelenggaraan saja, tapi juga sukses prestasi," harapnya.

Sementara itu, Vice President International Wushu Federation (IWUF), Anthony Goh, mengatakan pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia karena pihaknya percaya Indonesia bisa menggelar event yang berkualitas. Terlebih persiapannya sudah dilakukan sejak dua bulan lalu.

"Setiap tahun kami punya periodesasi tuan rumah di setiap negara. Kami memilih Indonesia karena kami tahu PB WI bisa menggelar event bekualitas dan selama dua bulan terakhir semua sudah dipersiapkan dengan baik. Mereka (penyelenggara) berkerja keras, apalagi event ini ternyata ditayangkan live streaming," kata Goh.

"Kami puas dengan persiapan, koordinasi, dan leadership Indonesia terhadap Kejuaraan Dunia ini," ucap dia.

(mcy/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads