Lolobua pun berharap karateka-karateka junior tidak lekas puas. Dia juga mewanti-wanti pemerintah dan pengurus, agar karateka Indonesia bisa terus diperhatikan pembinaannya.
Untuk pertama kalinya, Indonesia mencetak sejarah baru di Kejuaraan Dunia Junior, Cadet, dan U-21. Atlet Indonesia berhasil mempersembahkan empat medali emas untuk 'Merah Putih'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian disusul dua emas lainnya dipersembahkan Ceyco Georgia Zefanya (Kumite +59) kg putri) dan Faqih Karomi (Kumite -70 kg putra), pada hari kedua penyelenggaraan. Indonesia mendapat satu tambahan medali emas di hari ketiga atas nama Muhammad Fahmi Sanusi ( Kumite junior -76 kg putra).
"Yang pertama saya ucapkan selamat buat tim Indonesia yang bermain sangat luar biasa. Saya sama sekali tidak menyangka dan menganggap ini seperti mimpi. Anak-anak begitu mudah mendapat emas, ini (kejuaraan) seperti pertandingan Kejurda. Anak-anak itu seperti tidak ada kesulitan, mulus, dan memang bukan karena faktor X, tapi fight,"kata Fidelys.
Kendati begitu, Fidelys berharap junior-juniornya tak lekas puas dengan prestasi yang mereka ukir. Sebaliknya, peraih medali emas Asian Games 2014 ini meminta agar prestasi mereka terus dijaga.
Dia percaya jika permainan karateka Indonesia ini terus dijaga dan dikembangkan bukan tidak mungkin kekuatan Indonesia di kancah internaisonal bakal lebih kuat lagi.
"Terpenting dijaga mentalnya, supaya jangan hanya kuat di kandang. Karena tahun ini kan mainnya di Indonesia, jadi (mungkin) atmosfer pertandingan yang mensupport Indonesia itu membangkitkan semangat mereka, sehingga mereka bermain spektakuler. Ya, buat saya itu hal yang luar biasa. Tapi di luar itu, kita semua kan tidak ada yang tahu prestasi ini akan terjadi lagi dalam berapa tahun lagi atau tidak. Makanya lebih baik dipersiapkan semua dari sekarang," ungkapnya.
Ia pun berharap adanya bantuan dari pemerintah Indonesia untuk memajukan karateka Indonesia. Sebab sangat mungkin, lanjut dia, juara-juara dunia inilah yang bakal menjadi andalan Indonesi di multievent internasional seperti SEA Games dan Asian Games 2018 nanti.
"Sangat bisa. Asal mereka berlatih dan menjaga mental mereka. Terpenting tolong lebih ditingkatkan kalau bisa try out atau training camp yang lama di luar negeri," pungkasnya.
(mcy/cas)











































