Mencari Bakat dan Potensi Baru di Kualifikasi Taekwondo PON 2016

Mencari Bakat dan Potensi Baru di Kualifikasi Taekwondo PON 2016

Amalia Dwi Septi - Sport
Selasa, 17 Nov 2015 13:00 WIB
Mencari Bakat dan Potensi Baru di Kualifikasi Taekwondo PON 2016
detikSport/Amalia Dwi Septi
Jakarta - Babak kualifikasi taekwondo PON (Pekan Olahraga Nasional) 2016 resmi digelar. Sebanyak 469 atlet taekwondo dari 34 provinsi Indonesia tampil untuk memperebutkan tiket ke PON Jawa Barat 2016 mendatang.

Kualifikasi taekwondo PON 2016 digelar di GOR POPKI, Cibubur, mulai hari ini Selasa (17/11) hingga 19 November mendatang. Total ada 469 atlet taekwondo yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu 388 atlet kyorugi dan 81 atlet poomsae.

Nantinya atlet yang mendapatkan rangking satu sampai delapan adalah yang berhak masuk ikutserta tampil di PON Jawa Barat 2016.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, mengatakan ajang kualifikasi PON 2016 ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi atlet-atlet taekwondo nasional sekaligus mencari atlet-atlet baru yang berpotensi untuk masa depan Indonesia.

"Kami manfaatkan kualifikasi ini untuk evaluasi atlet-atlet nasional, bagaimana prestasi mereka. Membuka peluang baru atlet-atlet yang belum terpilih, berpotensi untuk maju menjadi atlet nasional," ujar Marciano kepada wartawan.

Kualifikasi PON 2016 ini, lanjutnya juga sebagai persiapan menghadapi ajang-ajang terdekat, mulai SEA Games 2017 hingga Asian Games 2018 mendatang.

"Tapi kesempatan yang sangat baik untuk pengurus taekwondo menciptakan atlet-atlet baru dan tim pelapis. Karena selain PON, selanjutnya kami akan menghadapi SEA Games dan Asian Games, mari kita berprestasi, meraih prestasi dunia. Kalau kami tidak bersatu tidak mungkin, harus pengurusnya dulu yang bersatu, setelah itu atlet-atletnya."

"Kami juga memberikan kesempatan, panggung, bagi atlet-atlet dari Indonesia yang belum mendapatkan kesempatan tampil. Karena percuma kalau ada atlet berbakat tapi tidak diberikan panggung," ujar pria yang merupakan mantan Ketua BIN.

(ads/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads