Bursa calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2015-2019 terus berjalan. Marciano Norman, Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia yang juga mantan Kepala BIN, dikabarkan ikut maju.
Pemilihan ketua umum KONI periode 2015/2019 akan berlangsung di Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) pada 28-30 November di Jayapura. Sejauh ini, sudah ada beberapa kandidat yang meminta formulir pendaftaran tapi belum semua dikembalikan.
Tono Suratman juga sudah menyatakan kembali mencalon diri menjadi ketua umum KONI, meskipun dia mengaku belum melakukan pendaftaran. Pendaftaran calon ketua umum KONI akan ditutup pada 19 November.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika dikonfirmasi kabar tersebut, Marciano tak menjawab detail. Dia hanya mengatakan masih akan fokus di cabang taekwondo.
"Memang proses pencalonan ketua umum KONI prosesnya sudah berjalan. Tapi sampai saat ini, saya belum mencalonkan diri, karena saya masih konsentrasi di taekwondo," ujar Marciano kepada wartawan di sela-sela kualifikasi cabor taekwondo PON 2016 di Cibubur, Selasa (17/11).
Seperti diketahui, syarat untuk menjadi bakal calon Ketua KONI Pusat harus mendapatkan dukungan minimal 10 KONI Provinsi dan 15 pengurus besar cabang olahraga. Namun syarat tersebut direvisi menjadi delapan KONI Provinsi dan 12 pengurus besar cabang olahraga.
Sesuai dengan data yang ada, peserta Musornas KONI di Jayapura, Papua akan diikuti oleh 63 pengurus besar/pusat cabang olahraga serta 34 KONI Provinsi. Hanya saja beberapa pengurus besar cabang olahraga masih dalam polemik internal.
(ads/din)











































