Pelaksanaan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil tinggal sepuluh bulan lagi. Tapi, sampai saat ini kursi CdM masih kosong.
Erick yang menjabat sebagai CdM Olimpiade 2012 London berharap CdM kali ini bukan hanya meminjam nama. Tapi sosok itu benar-benar memahami kekuatan dan kelemahan tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melakukan kunjungan ke Brasil awal Desember mendatang. Namun baiknya saat kunjungan itu CdM sudah ada, guna melihat kesiapan Olimpiade nanti seperti apa. Karena sudah banyak negara yang mengirimkan Sekjen NOC-nya dan CdM-nya ke Rio. Maka itu, kami harus kebut, minimal CdM sudah ada November nanti," kata Erick, Jumat (20/11/2015) di Jakarta.
"CdM bisa dari kalangan mana saja, apakah dia pengusaha, mantan atlet, atau birokrat. Terpenting adalah mereka mengerti olahraga dan memiliki komitmen dalam membangkitkan prestasi Indonesia di kancah internasional," ungkapnya.
Rencana Erick itu disambut positif oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Apalagi dengan alasan agar si CdM nanti lebih klop dengan tim.
"Kami setuju dengan rencana KOI untuk segera menunjuk CdM. Ya, harapannya sosok komando lapangan yang dipilih nanti mampu memimpin kontingen dengan hasil maksimal," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Djoko Pekik.
(mcy/fem)











































