Menjadi tuan rumah Asian Games, apalagi digelar di dua kota, bukanlah sebuah perkara mudah. Maka dari itu, Indonesia pun coba mempromosikan ajang itu di negara-negara sahabat demi mencari dukungan.
Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, saat bertemu dengan Menteri Pendidikan Brunei Darusallam, Tuan Pehin Haji Suyoi bin Haji Osman, dalam kunjungan kerja ke negara tersebut.
Imam mengajak Brunei untuk bersama-sama menggaungkan perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang. Sebagai negara sahabat sekaligus tetangga dekat Indonesia, dukungan Brunei sangat dibutuhkan agar gaung perhelatan Asian Games ke-18 bisa terdengar di seluruh Asia dan bahkan dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya menggaungkan Asian Games 2018 memang terus dilakukan oleh Indonesia seiring dengan berbagai persiapan peneyelenggaraan sebagai tuan rumah. Meski diakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama setelah adanya lampu kuning dari Komite Olimpiade Asia (OCA) terkait pembangunan yaitu venue non kompetisi (wisma atlet) dan venue kompetisi (velodrome dan akuatik).
Pada hari ini, Sabtu (21/11), juga akan dilakukan acara hitung mundur 1.000 hari menjelang ajang multi-event empat tahunan tersebut yang dipusatkan di Palembang Sports and Convention Center, Sumatera Selatan.
Selain mengajak bersama menggaungkan Asian Games, Imam juga menyampaikan pesan bahwa olahraga dan pendidikan tidak pernah bisa dipisahkan. Dia pun menyarankan Tuan Pehin untuk memasukkan kurikulum olahraga sebagai mata pelajaran.
Masukan Menpora tersebut merespon pernyataan Menteri Pendidikan Brunei yang mengakui kondisisi anak-anak sekolah di negara kaya minyak itu sudah malas berolahraga. "Setelah Pulang sekolah, anak anak di Brunei bermain gadget dan nonton TV," tutur Tuan Pehin.
Setelah bertemu Menteri Pendidikan Brunei, Menpora Imam Nahrawi yang melakukan kunjungan dua hari ke Brunei, 21-22 November 2015, kemudian menghadiri acara Silaturrahim dengan gabungan Aliansi Rakyat Daerah Buruh Migran Indonesia (GARDA BMI).
Menpora juga menyempatkan diri bermain badminton bersama GARDA BMI, menyapa hangat dan berfoto bersama para Buruh Migran serta menyerahkan medali kepada para pemenang lomba bulutangkis antar atlet se-GBMI Brunei Darussalam. Agenda lain yang akan diikuti Menpora di Brunei di antaranya menghadiri Pembukaan ASEAN School Games 2015.
(mrp/roz)











































