Promosikan Asian Games, KOI Bakal Gelar Karnaval dan Fun Run

Promosikan Asian Games, KOI Bakal Gelar Karnaval dan Fun Run

Mercy Raya - Sport
Selasa, 24 Nov 2015 13:59 WIB
Jakarta - Beragam kegiatan akan dilakukan Komite Olahraga Indonesia untuk mempromosikan Asian Games 2016 di Indonesia. Akan digelar karnaval, seminar, fun run dan beragam aktivitas lain di beberapa provinsi.

Rencananya, KOI akan mulai melakukan promosi ke berbagai daerah di dalam negeri, salah satunya melakukan kegiatan seminar dan fun run pada awal Desember mendatang

"Kami sudah berpikir untuk melakukan sejumlah kegiatan pada awal Desember mendatang dan ini sudah dibicarakan dengan Komite Eksekutif KOI seperti fun run atau seminar-seminar ke berbagai daerah. Ini untuk mensosialisasikan Asian Games," kata Sekretaris Jenderal KOI, Doddy Iswandi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima daerah sudah dibidik Doddy dalam rangka mempromosikan multievent tersebut, yakni Jakarta, Surabaya, Makassar, Bandung, Bali, dan satu lagi yang masih dalam pertimbangan adalah antara Medan atau Bukit Tinggi.

"Untuk awal Desember nanti enam provinsi dulu. Promosi ini kan masih terus berjalan. β€ŽKarena tak tertutup kemungkinan kami juga akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah supaya pelajar ikut mensukseskan multievent ini, termasuk iklan-iklan di televisi akan dijalankan dan karnaval" katanya.

KOI sendiri mengklaim telah mengajukan anggaran sebesar Rp 60 miliar β€Žkepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk sosialisasi. Kendati, pemerintah hanya menyediakan dana sebesar Rp 20 miliar untuk sosialisasi Asian Games 2018 di APBN 2015.

"Kami sudah mengajukan dana ke Kemenpora sebesar Rp 60 miliar karena kami tahu ada dana yang disiapkan pemerintah untuk promosi. Tapi berapapun itu yang disetujui, kami akan optimalkan," ungkapnya.

Dengan dana sebesar itu, Doddy menyadari, pencairan dana tidak akanlah mudah. Terlebih banyak birokrasi yang harus dilewati. Untuk itu, ia akan mendorong dikeluarkannya fatwa penunjukan langsung.

"Kami akan minta fatwa ke lembaga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) supaya β€Žboleh dengan pemilihan langsung. Paling hanya satu minggu dari pengajuan sampai putus. Soalnya Asian Games ini kita sudah tidak bisa duduk lagi, tapi harus gerak cepat," pungkasnya.

(mcy/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads