Wisma Atlet di Jakarta Masih Tanda Tanya

Asian Games 2018

Wisma Atlet di Jakarta Masih Tanda Tanya

Mercy Raya - Sport
Rabu, 25 Nov 2015 19:45 WIB
Wisma Atlet di Jakarta Masih Tanda Tanya
Jakarta -

Jika di Palembang pembangunan wisma atlet diklaim sudah mencapai 75%, di Jakarta pengerjaannya sama sekali belum dimulai. Soal lokasinya saja hingga kini masih tanda tanya karena lahan yang akan digunakan dipermasalahkan DPR.

Wisma atlet Asian Games di Jakarta sebelumnya direncanakan akan dibangun di Kemayoran, Jakarta Pusat. Lahan yang dipakai adalah milik Sekretariat Negara yang dihibahkan pada Pengprov DKI Jakarta, sebagai salah satu tuan rumah bersama Palembang.

Namun rencana pembangunan wisma atlet itu terbentur karena Komisi II DPR menyatakan keberatan. Saat ini Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, tengah melakukan pendekatan pada DPR untuk memberikan penjelasan perihal hibah tersebut.
 
"Memang ada keberatan dari komisi II dan keberatan itu sudah sejak beberapa bulan yang lalu. Ya, itu urusan Jakarta dengan Setneg bagaimana cara menyelesaikannya. Tapi at least dari kami itu harus sudah ada titik point, nanti wisma atlet akan dibangun di mana?" kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gato S. Dewa Broto.
 
“Pilihannya adalah, either tetap dibahas dengan DPR, tapi sisi lain kami juga harus kasih ancar-ancar kalau di Kemayoran itu engga jadi, pasti harus ada cadangan di tempat lain.”
 
Kendati begitu, Gatot belum bisa mengungkapkan secara rinci lokasi mana yang bisa menggantikan Kemayoran. "Saya belum bisa mengungkapkan tempatnya itu di mana. Tapi saat nanti ditanya ketika rapat Komite Koordinasi Asian Games, kami sudah ada jawabannya," pungkasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas lahan yang sudah dihibahkan Sekretaris Negara pada Pengprov DKI, yang luasnya mencapai 11 hektar, rencananya akan dibangun tujuh tower wisma atlet. Setelah ajang Asian Games tuntas, wisma atlet ini nantinya akan diperuntukkan sebagai rumah susun sederhana sewa (Rusunwa) bagi warga tidak mampu.

Pengalihan aset tersebut sebenarnya tidak memerlukan persetujuan DPR. Namun Komisi II DPR khawatir banyak masalah di lahan itu.

[Baca juga: Komisi II DPR Keberatan Setneg Hibahkan Lahan untuk Pemprov DKI]

KOI Optimistis DKI Bisa Selesaikan Wisma Atlet

Soal belum dimulainya pembangunan wisma atlet di DKI Jakarta, Ketua Umum KOI Erick Thohir yakin kalau prosesnya akan bisa dituntaskan. Namun dia juga mengingatkan agar disiapkan rencana cadangan selain di Kemayoran.

"Soal wisma atlet kami masih positif. Masih ada sinyal positif, memang mesti ada Plan A, plan B, dan Plan C, ya satu-satu akan kita kerjakanlah," kata Erick Thohir, usai melakukan pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi, Rabu (25/11).

Erick juga percaya Jakarta masih bisa menuntaskan pekerjaan-pekerjaan rumahnya dengan baik.

"Saya pikir tidak adalah kepala daerah yang ingin gagal eventnya. Indonesia ini pernah menyelenggarakan Asian Games tahun 1962 loh, dan tidak banyak negara yang mendapat kesempatan menyelenggarakan event sampai dua kali. Saya optimistis dengan negara yang besar, penduduk terbesar ke-4 dunia,ekonomi masuk G-20, masa buat event seperti ini gagal. Ya tidak mungkinlah," tegasnya.

(mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads