Setelah melalui lima seri yang dimulai sejak bulan Maret, ISSOM akan memasuki seri terakhirnya. Sepanjang musim ini, ABM Motorsport dominan dengan jadi tim yang punya koleksi piala terbanyak, yakni 86 piala atau rata-rata 16 piala per serinya.
Performa yang mana ingin ABM ulangi di seri terakhir yang dihelat 28-29 November ini. Meski demikian, ABM tidak akan dengan mudah mendominasi seri seperti biasanya mengingat setiap tim tentunya akan berusaha mati-matian untuk tampil maksimal di seri terakhir ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chief Marketing Officer ABM Enterprise, Ronny Supardi, menyebutkan bahwa seri kali ini akan menjadi seri terpanas dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya.
"Seri ini akan menjadi yang terpanas, bagaimana tidak, pada seri ini para juara umum dari masing-masing kelas yang dipertandingkan pada gelaran ISSOM ini akan ditentukan pada race besok, saya yakin para pembalap akan mengerahkan semua kemampuannya guna mencapai podium juara,β ujar Ronny dalam rilis yang diterima detikSport.
Hal serupa diungkapkan oleh General Manager PT. Sarana Sirkuitindo Utama, Lola Moenek, yang meyakini seri terakhir ISSOM akan berjalan seru, salah satunya di kelas Touring Car, yang sudah kelihatan semakin memanas dari seri ke seri sebelumnya.
"Kenapa saya bilang seru? Untuk gelar di ajang penutup akan ada banyak gelar yang diperebutkan, Juara Umum Super Touring Car, Juara Umum Super Car, Juara Kejurnas, dan ada slot yang lain yang akan mengeluarkan Juara Umum sesuai dengan kelasnya masing-masing," tutur Lola.
"Saya punya prediksi untuk Juara kejurnas akan di pegang oleh Alvin, lalu Kelas Super Touring Car 1600 ada Vino, tapi tidak menutup kemungkinan buat anak-anak baru untuk menyusul dan mengejar poin. semua punya daya saing tinggi, semua anak saya, saya pribadi akan jagokan semua."
(mrp/din)











































