Sedari ISSOM tahun ini dimulai pada seri pertama Maret lalu, ABM memang sudah menunjukkan dominasinya dengan meraih rata-rata 16 atau 17 piala per serinya. Dominasi yang ditutup dengan manis kala mereka meraih 32 piala di seri terakhir yang dihelat, Minggu (29/11) kemarin, untuk menggenapkan raihan piala mereka menjadi 118 buah.
Tak cuma itu, ada delapan pebalap ABM Motorsport yang berhasil merajai delapan kelas dari sekitar 14 kelas yang dipertandingkan selama tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, faktor kekompakan dan kebersamaan dalam satu tim juga merupakan faktor penentu lain ketika berlaga di kejuaraan ini," ujar Aji dalam rilis yang diterima detikSport.
Sementara itu pebalap Senior ABM Motorsport, Paul Montolalu mengatakan bahwa yang menjadi faktor pendorong bagi timnya bukanlah target juara, melainkan lebih menekankan kepada prinsip balap yang aman dan nyaman serta memberikan tampilan terbaik bagi tim dan diri sendiri.
"Kiat tersebut lebih ampuh dan tidak menjadi beban bagi pembalap, hasilnya terlihat dari prestasi yang berhasil diraih oleh tim ABM Motorsport," tutur Paul.
Hal ini diamini rekan setim Paul, Silas Bonar, yang merasa pola kekeluargaan menjadi pemacu positif bagi pembalap.
"Kami saat sedang turun balapan tidak pernah merasa terbebani, karena kami tidak ditargetkan juara, namun kami dipacu untuk memberikan yang terbaik berdasarkan kapasitas masing-masing," tandas Silas.
(mrp/krs)











































