Pada balapan ISSOM seri terakhir yang dihelat di sirkuit Sentul, Minggu (29/11/2015) kemarin, ABM meraih 32 piala dari berbagai kelas yang dipertandingkan. Ditambah 86 piala yang sudah diraih di lima seri sebelumnya, maka ABM pun meraih 118 piala sepanjang musim ini.
Tak cuma itu, ada delapan pebalapnya juga yang menjadi juara umum dari 14 kelas yang dipertandingkan selama tahun ini. Namun, gelar juara umum tersebut tidak didapat dengan mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pebalap yang harus berjibaku menghadapi kondisi itu adalah Paul Montolalu yang turun di kelas Super Car Championship A2 Gold dan akhirnya menjadi juara umum. Apalagi untuk pertama kalinya tahun ini, ISSOM digelar di bawah guyuran hujan.
"Jadi ini pertama kalinya terjadi hujan selama 6 kali race pada tahun ini, saya sudah memperhatikan cuaca dari tadi pagi, jadi sudah persiapan untuk ganti ban dari ban slick ke intermediate," ujar Paul dalam rilis yang diterima detikSport.
"Kalo lintasan lincin, siapapun tentu menjadikan hal ini sebuah concern, baik dalam mempersiapkan mobil maupun teknik balap, seperti tadi ada beberapa genangan di tikungan, tinggal itu bagaimana cara kita mempertahankan kecepatan," sambung Paul.
Tak cuma Paul, salah satu pebalap dari DβSpec Racing Team, Andre Dumais, juga melalui rintangan serupa saat turun di kelas ETCC Euro 2000 dan menjadi juara dengan catatan waktu 23 menit 48 detik.
"Tadi sempat khawatir akan slip, karena saya tidak menggunakan ban basah, lalu saya mencoba fokus, dan untungnya mobil masih bisa dikendalikan dan tidak melintir hingga masuk finis," papar Andre.
(mrp/mrp)











































